Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

PERBEDAAN KUALITAS HIDUP PENDERITA RINITIS ALERGI DAN NON-RINITIS ALERGI PADA…

PUTRI NABILLAH MULYA

ABSTRAK Rinitis alergi adalah reaksi hipersensitivitas tipe I yang menyebabkan inflamasi pada hidung setelah paparan aeroalergen di dalam atau di luar ruangan. Eksaserbasi penyakit ini dapat menurunkan kualitas hidup dalam persepsi kesehatan umum, fungsi fisik, emosi, fungsi sosial, dan gangguan belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kualitas hidup santri Dayah Inshafuddin Banda Aceh yang mengalami rinitis alergi dan membandingkannya dengan santri yang tidak menderita rinitis al…

HUBUNGAN DERAJAT RINITIS ALERGI DENGAN KEJADIAN MIGREN DI POLIKLINIK THT-KL R…

Eka Farida

Rinitis alergi merupakan masalah kesehatan global yang angka kejadiannya meningkat di beberapa negara. Rinitis alergi merupakan suatu penyakit inflamasi pada mukosa hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien yang sebelumnya sudah tersensitisasi dengan alergen yang sama serta dilepaskannya mediator-mediator kimia pada saat terpapar kembali dengan alergen tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan derajat rinitis alergi dengan kejadian migren di Poliklinik THT-K…

PERBEDAAN GEJALA RINITIS ALERGI ANTARA SISWA MEROKOK DAN TIDAK MEROKOK DI SEK…

T. ANDI SYAHPUTRA

Kelainan pada mukosa hidung dengan gejala bersin-bersin, rinore, rasa gatal dan tersumbat merupakan gejala-gejala rinitis alergi yang terjadi setelah mukosa hidung terpapar oleh suatu alergen melalui suatu rangkaian reaksi yang diperantarai oleh IgE. Gejala rinitis alergi ini dipengaruhi oleh polusi rokok yang dapat mensensitisasi sistem imun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan gejala rinitis alergi antara siswa merokok dan tidak merokok di sekolah menengah atas Kota Banda Ac…

TINGKAT GEJALA RINITIS ALERGI DAN OTITIS MEDIA SUURATIF KRONIK TIPE AMAN DI P…

DEA SILVIA RAMADANA

Abstrak Di negara berkembang, angka kejadian OMSK lebih tinggi dibandingkan dengan negara maju. Faktor presdiposisi kronisitas pada otitis media diduga karena beberapa hal , antara lain disfungsi tuba auditoria kronik, tonsilitis kronik, infeksi bakteri, dan juga faktor konstitusi berupa alergi. Terdapat beberapa teori yang menjelaskan tentang peran rinitis alergi dalam terjadinya OMSK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat gejala rinitis alergi dan otitis media supuratif kronik…

PERBANDINGAN ASI EKSKLUSIF DAN ASI NON EKSKLUSIF DENGAN GEJALA FREKUENSI RINI…

Muhammad Dipi Abdallah

Rinitis alergi mewakili masalah kesehatan global yang mempengaruhi 10 sampai 20% populasi dan meningkat dengan angka 30-40% dari total populasi dunia pada tahun 2011. Rinitis alergi merupakan penyakit kronis paling umum pada anak dan kejadiannya meningkat pada usia anak diatas 5 tahun. Beberapa faktor dianggap berhubungan dengan rinitis alergi antara lain genetik, usia, jenis kelamin, sering infeksi saluran napas, pemberian antibiotik sejak dini, memiliki hewan peliharaan berbulu, pemberian A…

PERBANDINGAN KEJADIAN RINITIS ALERGI ANTARA SISWA BOARDING SCHOOL DAN NON-BOA…

Aqil Yuniawan Tasrif

Rinitis alergi adalah gangguan pada saluran pernapasan bersifat kronik dengan angka kejadian yang tinggi yang memiliki hubungan dengan faktor-faktor komorbid yang bermacam-macam. Peningkatan kejadian rinitis alergi salah satunya dipengaruhi oleh tempat tinggal, seperti tinggal di asrama atau tidak tinggal di asrama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kejadian rinitis alergi antara siswa boarding school dan non-boarding school di kota Banda Aceh. Jenis penelitian adalah ana…

HUBUNGAN TINGKAT GEJALA RINITIS ALERGI DENGAN JUMLAH HITUNG EOSINOFIL PADA PE…

Mirza Halim Othman

ABSTRAK Rinitis alergi merupakan suatu proses inflamasi pada mukosa hidung yang diperantarai oleh Immunoglobulin (IgE) setelah terpapar alergen. Gejala karakteristik rinitis alergi ditandai dengan gatal pada hidung, bersin berulang, cairan hidung yang jernih dan hidung tersumbat yang bersifat hilang timbul atau reversibel. Terdapatnya eosinofil merupakan suatu tanda dari respon nasal dalam Rinitis alergi. Eosinofil akan mengalami peningkatan pada kasus alergika, baik di darah tepi maupun di …

PENGELOLAAN DATA PELANGGAN AUTOMATIC METER READING (AMR) PADA PT PLN (PERSERO…

ZUPANDES SUMANDANI

PENGARUH ?-CHITOSAN GLADIUS CUMI-CUMI (LOLIGO.SP) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS G…

Nur Hazizah

Penyembuhan luka merupakan tahapan yang kompleks. Proses penyembuhan luka ini terdiri dari hemostasis, fase inflamasi, fase proliferasi dan fase remodeling. Fibroblas merupakan sel yang paling banyak ditemui pada jaringan ikat. Sel ini akan terlihat jelas aktivitasnya saat terjadi luka. Fibroblas memegang peranan penting karena sel ini berfungsi dalam menghasilkan serat kolagen yang dibutuhkan dalam mengembalikan integritas luka dalam proses penyembuhan luka. Chitosan merupakan biopolimer ala…


    SERVICES DESK