Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



STRATEGI KOMUNIKASI KESEHATAN PADA PASIEN REHABILITASI PECANDU NARKOBA (STUDI…

CUT PRITA LAURA

Penyalahgunaan narkoba di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh, masih menjadi permasalahan serius yang membutuhkan penanganan yang tidak hanya mencakup langkah-langkah hukum semata, melaikan juga melalui proses rehabilitasi yang meneyeluruh. Salah satu tantangan dalam proses rehabilitasi adalah ketidakpastian yang dirasakan pasien selama menjalani masa pemulihan mereka. Oleh karena itu, komunikasi kesehatan yang efektif berperan penting untuk membangun kepercayaan dan mengurangi kecemasan pa…

PENENTUAN PRIORITAS REHABILITASI JARINGAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI DI KECA…

Safinatun Najah

Penentuan Prioritas Rehabilitasi Jaringan Irigasi pada Daerah Irigasi di Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar dengan Metode AHP-TOPSIS dan AHP-SAW Oleh: Safinatun Najah NIM. 2404201010011 Komisi Pembimbing: 1. Dr. Ir. Cut Dwi Refika, S.T., M.Eng. 2. Dr. Ir. Ahmad Reza Kasury, S.T., M.Eng., IPM ABSTRAK Irigasi merupakan komponen penting dalam menunjang sektor pertanian dan menjamin ketahanan pangan nasional. Seiring berjalannya waktu banyak jaringan irigasi mengalami kerusakan, sepe…

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN SANKSI REHABILITASI TERHADAP PENYALAHGUN…

RIKA DESTINA

Penyalahgunaan narkotika merupakan permasalahan serius di Indonesia yang terus mengalami peningkatan, baik dari segi jumlah pengguna maupun peredarannya. Tercatat ada 212 jumlah putusan perkara penyalahguna narkotika dalam 3 tahun terakhir di Pengadilan Negeri Banda Aceh dan hanya terdapat 2 putusan saja yang di rehabilitasi. Padahal Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pada Pasal 54 telah mengatur bahwa pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi m…

PENERAPAN REHABILITASI BAGI PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA (SU…

LAYATUSSHYRA

Berdasarkan Pasal 54 Undang undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika yaitu:, “Pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Namun dalam kenyataannya masih banyak pecandu dan korban penyalahgunaan Narkotika yang tidak mau di rehabilitasi dikarekan masih kurangnya edukasi dan informasi terkait pentingnya rehabilitasi. Tujuan penulisan skripsi ini adalah, untuk menjelaskan bagaimana penerapan rehabilitasi bagi pelaku t…

PENERAPAN REHABILITASI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA…

NUR AISYAH

Dalam praktik penegakan hukum di bidang narkotika, penerapan rehabilitasi terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika masih belum berjalan secara konsisten, meskipun secara normative telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, khususnya Pasal 54 yang mewajibkan pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika menjalani rehabilitasi medis dan sosial, serta Pasal 127 yang menempatkan penyalahguna sebagai subjek yang lebih tepat dipulihkan daripada dipidana. Namun, dalam pela…

PERBEDAAN KAPASITAS FUNGSIONAL SEBELUM DAN SESUDAH LATIHAN REHABILITASI JANTU…

Meyna Cahyani Sahda

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia yang ditandai dengan penumpukan plak di dalam arteri koroner. Rehabilitasi jantung terstruktur direkomendasikan sebagai bagian dari pencegahan sekunder karena terbukti mampu meningkatkan kapasitas fungsional. Salah satu metode objektif untuk menilai kapasitas fungsional adalah ergocycle test yang dinyatakan dalam metabolic equivalents (METs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kapasitas …

KOORDINASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL DAN LEMBAGA REHABILITASI PECANDU NARKOTIK…

Halimahtussadiah

KOORDINASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL DAN LEMBAGA REHABILITASI PECANDU NARKOTIKA DI RUMOH GEUTANYOE BANDA ACEH Halimahtussa’diah* Iskandar A. Gani  Zahratul Idami   ABSTRAK Rehabilitasi menjadi hak yang wajib diperoleh pecandu narkotika sebagaimana Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Rehabilitasi ini dapat dilakukan oleh lembaga rehabilitasi masyarakat dengan tetap berkoordinasi dengan BNN. Kewajiban BNN untuk menyelenggarakan fa…

PERENCANAAN PENJADWALAN DENGAN METODE PDM PADA PROYEK REHABILITASI PRASARANA …

RAYYAN RIZKI YANTAMA

Penjadwalan proyek merupakan aspek penting dalam manajemen konstruksi karena menentukan keberhasilan pencapaian waktu, biaya, dan mutu pekerjaan. Perencanaan ini dilakukan pada proyek rehabilitasi prasarana Gedung Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh, yang mengalami kebutuhan perbaikan akibat faktor usia bangunan dan intensitas pemakaian. Permasalahan utama yang dikaji adalah berapa lama waktu penyelesaian yang diperoleh apabila dilakukan percepatan durasi sehingg…

PERBEDAAN ANTROPOMETRI PUPIL-RIMA ORIS DENGAN JARAK SUBNATION-MENTON DALAM PE…

RAHMI MARWAH

Dimensi Vertikal Oklusal (DVO) merupakan parameter penting dalam rehabilitasi prostodontik yang menunjukkan hubungan vertikal antara rahang atas dan bawah. Penentuan DVO secara klinis sering bervariasi, sehingga diperlukan acuan antropometri wajah yang lebih objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara jarak Subnation–Menton (Sn–Me) dan jarak Pupil–Rima Oris (P–RO) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala (FKG USK) bersuku Aceh (Deuterome…

HUBUNGAN TINGKAT KEMANDIRIAN DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN STROKE YANG ME…

BALQIS VONNA GHAISANI

Stroke merupakan gangguan serebrovaskular yang menyebabkan kerusakan otak, disabilitas jangka panjang, serta menurunkan kemandirian pasien dalam aktivitas sehari-hari yang berdampak pada kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat kemandirian dengan kualitas hidup pasien stroke yang menjalani rehabilitasi medik di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian menggunakan desain cross-sectional pada 76 pasien stroke (13 Juni–31 Juli 2025) dengan total sampling. Tingkat kemandirian…




    SERVICES DESK