Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



KEMAMPUAN GURU SERTIFIKASI DAN NON SERTIFIKASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI S…

Farid Wahyudi

ABSTRAK Farid, wahyudi. 2017. Kemampuan Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi dalam Proses Pembelajaran di SD Negeri Lampanah Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dra. Rosma Elly, M.Pd., (2) Mislinawati, S.Pdi., M.Pd. Kata kunci: Kemampuan, Guru Sertifikasi, Guru Non Sertifikasi. Sertifikasi guru merupakan sebuah terobosan dalam dunia pendid…

KINERJA GURU PJOK BERSERTIFIKASI DAN NON SERTIFIKASI DALAM MENINGKATKAN PROSE…

DEKISAL

Baik atau buruknya kegiatan pembelajaran PJOK di SD Se-Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan tentu tidak bisa dilepaskan dari kompetensi seorang guru, kompetensi seorang guru tersebut salah satunya dapat dilihat dari statusnya sudah bersertifikat atau belum. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kinerja guru PJOK bersertifikasi dan non sertifikasi dalam meningkatkan proses belajar mengajar di SD Se-Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian…

PRARANCANGAN PABRIK ASAM BORAT DARI BORAKS DAN ASAM SULFAT DENGAN MENGGUNAKAN…

M. Novan Pitra Jaya

Prarancangan pabrik asam borat (H3BO3) menggunakan boraks (Na2B4O7.10H2O) dan asam sulfat (H2SO4) sebagai bahan baku. Pabrik ini dirancang untuk memproduksi asam borat melalui proses asidifikasi boraks dengan asam sulfat. Kapasitas produksi pabrik ini adalah 30.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan 24 jam/hari. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi berupa garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan…

PRARANCANGAN PABRIK ASAM BORAT DARI BORAKS DAN ASAM SULFAT DENGAN MENGGUNAKAN…

Ali Izzaturrahman

Prarancangan pabrik asam borat (H3BO3) menggunakan boraks (Na2B4O7.10H2O) dan asam sulfat (H2SO4) sebagai bahan baku. Pabrik ini dirancang untuk memproduksi asam borat melalui proses asidifikasi boraks dengan asam sulfat. Kapasitas produksi pabrik ini adalah 30.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan 24 jam/hari. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi berupa garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan…

PRARANCANGAN PABRIK MINYAK GORENG DARI CRUDE PALM OIL (CPO) SECARA KIMIA MENG…

Lisna Wahyuni

Prarancangan pabrik minyak goreng ini menggunakan crude palm oil (CPO) sebagai bahan baku. Kapasitas produksi pabrik minyak goreng ini adalah 100.000 ton/tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 160 orang. Lokasi pabrik yang direncanakan didirikan di Desa Pusung Kapal Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang deng…

PROSES PRODUKSI CEMILAN BANANA CHIPS BERBAHAN DASAR PISANG KEPOK DI KOTA BAND…

M.Fikry Nanda Reviola

RINGKASAN Dorongan tren konsumsi camilan yang terus meningkat serta tingginya potensi pisang kepok sebagai bahan baku, produk ini dikembangkan sebagai camilan inovatif dengan nilai ekonomi yang tinggi. Kepok dipilih karena memiliki daging buah yang padat, cita rasa manis alami, dan sangat ideal untuk diolah menjadi keripik. Penambahan varian rasa seperti coklat dan matcha memberikan sentuhan kekinian yang membuat Banana Chips lebih menarik dibandingkan keripik pisang tradisional. Rumusan mas…

PENGARUH KONDISI PEMOTONGAN TERHADAP KONSUMSI ENERGI LISTRIK PADA PROSES CNC …

M. MUJI RAHMAD HIDAYAD

Penelitian ini berfokus pada pengaruh kondisi pemotongan baja SS400 proses milling untuk mendapatkan konsumsi energi minimum. Metode taguchi, ortogonal array dengan menggunakan analisis Signal to Noise rasio dan analisis varians (ANOVA), untuk melihat respon parameter gerak makan, kedalaman potong, dan kecepatan potong pada pemotongan proses milling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kondisi kecepatan pemotongan (cutting speed), kesepatan makan (feedrate), kedalaman poton…

PRARANCANGAN PABRIK KALSIUM KLORIDA DARI BATU KAPUR DAN ASAM KLORIDA MENGGUNA…

Riralita Arliani

Prarancangan Pabrik Kalsium Klorida menggunakan batu kapur dan asam klorida sebagai bahan baku. Pabrik ini dirancang untuk memproduksi kalsium klorida melalui proses netralisasi dengan kalsium hidroksida sebagai bahan pendukung. Kapasitas produksi pabrik ini adalah 90.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan 24 jam/hari. Bentuk Perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan Struktur organisasi garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan…

PRARANCANGAN PABRIK KALSIUM KLORIDA DARI BATU KAPUR DAN ASAM KLORIDA MENGGUNA…

Nabila Sri Kurnia. A

ABSTRAK Prarancangan Pabrik Kalsium Klorida menggunakan batu kapur dan asam klorida sebagai bahan baku. Pabrik ini dirancang untuk memproduksi kalsium klorida melalui proses netralisasi dengan kalsium hidroksida sebagai bahan pendukung. Kapasitas produksi pabrik ini adalah 90.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan 24 jam/hari. Bentuk Perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan Struktur organisasi garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan…

PRARANCANGAN PABRIK ASAM OKSALAT DARI SABUT SIWALAN DENGAN PROSES PELEBURAN A…

REFILLA AULIA

Prarancangan Pabrik Asam Oksalat ini menggunakan sabut siwalan sebagai bahan baku utama dengan kapasitas 10.000 Ton/Tahun. Pabrik direncanakan beroperasi selama 330 hari pertahun, 24 jam sehari. Lokasi Pabrik direncanakan didirikan di Kawasan Industri, Tuban, Jawa Timur. Bentuk badan usaha yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dan bentuk organisasi yang direncanakan adalah garis dan staff, dengan jumlah karyawan 142 orang. Sumber air pabrik Asam Oksalat ini berasal dari Sungai Beng…




    SERVICES DESK