KAJIAN PEMBUATAN MIE BASAH DENGAN VARIASI CAMPURAN PATI SAGU (METROXYLON SP.)…
RINGKASAN
Mie merupakan salah satu jenis makanan yang paling populer di Asia khususnya di Asia Timur dan Asia Tenggara. Hal ini dikarenakan kemudahan dalam penyajian maupun jenis mie yang bervariasi menjadikan konsumen tidak bosan untuk mengkonsumsi mie. Bahan utama dalam pembuatan mie adalah tepung terigu Selama ini tepung terigu di Indonesia masih di import, namun demikian konsumsi masyarakat akan terigu semakin hari semakin bertambah. Salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan ter…
PEMBUATAN MIE BASAH DARI PATI SAGU (METROXYLON SP)
Tanaman sagu merupakan jenis t.anaman palem yang tumbub di sekitar rawa dan lahan tergenang air di daerah tropis (Flach, 1996). Komponen yang paling dominan dalam tepung sagu adalah pati (karbohidrat). Pati sagu merupakan pati yang diperoleb dari hasil ekstraksi inti batang sagu (empulur batang). Salah satu altematif pemanfaatan sagu dengan mengolahnya menjadi mie sagu. Mie sagu adalah mie yang dibuat dari pati sagu murni atau dengan penambahan bahan tambahan lainnya. Penelitian i…
SIFAT FUNGSIONAL PATI SAGU YANG TERMODIFIKASI DENGAN METODE PEMANASAN DAN PEN…
Sagu (Metroxylon sagu Rottb) merupalan tanaman penghasil pati yang sangat potensial di masa yang akan datang. Sagu merupakan tanaman asli Asia Tenggara. Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Selatan termasuk salah satu daerah penghasil sagu di Indonesia Produksi sagu dikabupaten ini tahun 2010 mencapeai l6 ton pertahun, Permintaan terhadap sagu di Aceh selama ini meningkat, karena dapeat dijadikan alternatif utama dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan pokok beras a…
PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI PLASTICIZER SERTA NISBAH PATI DENGAN AIR TERHA…
RINGKASAN
Edible film merupakan jenis kemasan plastik berupa lembaran fleksibel yang tidak berserat dan tidak mnengandung bahan metalik dengan ketebalan lebih kecil dari 0.01 inch atau 0,25 mm. Edible film juga dapat digunakan sebagar penghalang terhadap gas O dan uap air sehingga dapat memperpanjang masa simpan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pemanfaatan beras (Oryza sativa, terutama beras patah untuk pembuatan edible film dengan memperhatikan pengaruh kondisi proses yai…
PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE DARI CAMPURAN POLIPROPILENA DAN PATI SAGU
Telah dilakukan pembuatan plastik biodegradable dan campuran plastik polipropilena (PP) dan pati sagu dengan penambahan gliserol sebagai plasticizer untuk memperbaiki sifat fisik film. Plastik. biodegradable dibuat dengan menggunakan metode compression molding. Plastik biodegradable yang bagus dihasilkan dari pati sagu 5 gram. Hasil biodegradasi yang terbaik didapatkan pada uji biodegradasi plastik biodegradable dalam tanah pupuk k…
MODIFIKASI KOMPONEN AMILOSA DARI PATI SAGU (METROXYLON SAGU ROTTB.) SECA…
Modifikasi komponen amilosa dan pati sagu (Metroxylon sagu Rottb.) secara asetilasi telah dilakukan. Amilosa dan amilopektin dari pati dipisahkan menggunakan pengkompleks butanol pada temperatur dan tekanan tinggi. Untuk meningkatkan hidrofobisitas amilosa dilakukan asetilasi menggunakan anhidrida asam asetat dalam pelarut asam asetat glasial dengan katalis asam sulfat pekat. Spektrum IR amilosa sebelum asetilasi memperlih…
PENGARUH PERSENTESE GEL DAN LAMA WAKTU PEREBUSAN PADA PEMBUATAN MIE SAGU
Sagu (Metroxylon sp) merupakan salah satu komoditi pertanian di Indonesia. Sejauh ini penggunaan pati sagu belum dimanfaatkan secara maksimal dalam pembuatan mie. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses pembuatan mie sagu dengan menggunakan pengaruh persentase gel dan lama waktu perebusan untuk menghasilkan produk mie basah yang bermutu baik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri atas 2 (dua) faktor. Faktor I adalah persentase gel…