Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



TINDAK PIDANA PENAMBANGAN PASIR TANPA IZIN PRODUKSI (SUATU PENELITIAN DI WILA…

ASTINA

ABSTRAK ASTINA, TINDAK PIDANA PENAMBANGAN PASIR TANPA IZIN PRODUKSI (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Sigli) Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (V. 54) pp.,bibl.,tabl. TARMIZI, S.H., M.Hum. Berdasarkan Pasal 160 ayat (2) Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UUPMB) disebutkan, setiap orang yang mempunyai IUP Eksplorasi tetapi melakukan kegiatan operasi produksi dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan de…

STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SUNGAILIAT NOMOR 230/PID.SUS-LH/2024/PN…

NUZHULUL ULFA

Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara telah mengatur mengenai sanksi pidana bagi pelaku penambangan tanpa izin dengan ketentuan pidana penjara selama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp.100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah). Namun dalam Putusan Nomor 230/Pid.Sus-LH/2024/PN Sgl, hakim menjatuhkan pidana penjara selama 7 (tujuh) bulan dengan denda Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah)…

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS BATUAN ASAL (PROVENANCE) BATUPASIR PADA FORMASI…

Rahmi Sukma Sari

Lokasi penelitian memiliki luas 4 x 6 km² terletak di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Daerah penelitian secara geografis pada koordinat 96°25’16,08” LU – 96°27’4,81” LU dan 4°16’0,74” BT - 4°16’4,81” BT. Daerah penelitian berdasarkan kondisi geologi berada zona dataran rendah hingga berbukit. Zona ini terbentuk dari evolusi tektonik regional Sumatera akibat aktivitas subduksi dan pengangkatan di jalur Bukit Barisan menghasilkan perbedaan relief y…

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS PROVENANCE BATUPASIR PADA FORMASI SEUREULA KECA…

KHARISMA FITRY CHAIDIR

Kegiatan pemetaan geologi dan analisis provenance batupasir dilakukan di Kecamatan Karang Baru dan sekitarnya, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Secara geografis daerah penelitian berada pada koordinat 04º17'16,30'' - 04º20'31,00'' LU dan 98º2'15,20'' - 98º0'5,30'' BT, dengan luasan daerah penelitian 6 km x 4 km atau 24 km2. Pemilihan lokasi penelitian ini karena adanya aktivitas tektonik dimana perubahan suplai sedimen dari Formasi Keutapang dan Formasi Bampo, Formasi Keutapang supl…

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS GRANULOMETRI TERHADAP TINGKAT KEMATANGAN BATUPA…

Zulfa Sarah

Penelitian ini terletak pada koordinat 4°12'14,4"-4°15'3,6" LU dan 97°54'21,6"-97°57'10,8" BT. Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Wilayah kajian seluas 25 km², Formasi Keutapang memilki potensi hidrokarbon yang signifikan dan merupakan formasi reservoir penting dicekungan Sumatera Utara, namun penelitian dengan metode granulometri didaerah ini masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geologi dan mengetahui tingkat kematangan b…

ANALISIS INVERSI ACOUSTIC IMPEDANCE (AI) UNTUK KARAKTERISASI RESERVOIR BATUPA…

MAQRIFATIN ZIYA

Kebutuhan akan eksplorasi hidrokarbon yang lebih akurat mendorong pemanfaatan metode geofisika yang mampu menggambarkan sifat fisis batuan bawah permukaan secara kuantitatif. Salah satu metode yang efektif adalah Inversi Seismik impedansi Akustik (Acoustic Impedance). Penelitian ini bertujuan mengestimasi nilai impedansi akustik hasil inversi serta mengidentifikasi persebaran batupasir yang berpotensi sebagai zona reservoir pada Lapangan F3 Laut Utara Belanda. Data yang digunakan meliputi sei…

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS GRANULOMETRI BATUPASIR FORMASI TUTUT KECAMATAN …

Anggi Aulia

Secara adminitrasi wilayah penelitian berada di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh dengan luasan penelitian sebesar 25 km². Lokasi penelitian mencakup Formasi Tutut (QTt), Formasi Meulaboh (Qpm), dan Formasi Alluvium (Qh). Formasi Tutut terdiri dari batupasir, batulempung, batukonglomerat serta lapisan tipis batubara. Sementara itu, Formasi Meulaboh terdiri dari pasir, kerikil, dan lempung. Kemudian Formasi Alluvium terdiri dari kerikil, pasir dan lempung. Tujuan peneliti…

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS PROVENANCE BATUPASIR PADA FORMASI MEUCAMPLI (TL…

M. TANZIR

Lokasi penelitian terletak pada daerah Gampong Bueng dan sekitarnya, Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Terdiri dari Fomasi Indrapuri (Qpin), Formasi Anggota Padangtiji (Tuktp), Formasi Komplek Indrapuri (Tuic), dan Formasi Meucampli (Tlm). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi litologi, bentang alam, struktur geologi, penamaan batuan dan provenance batuan batupasir Formasi Meucampli. Metode yang digunakan adalah pemetaan geologi, stereonet untuk an…

POLA DISTRIBUSI GASTROPODA PADA PASIR PENGHALANG (SEDIMENT BAR) PESISIR GAMPO…

Irvan Silfandi

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi Gastropoda dan stasiun yang didominasi oleh Gastropoda pada pasir penghalang (sediment bar). Penelitian telah dilakukan pada bulan Maret 2015 di Pantai Ujung Pancu Gampong Lampageu Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Pengambilan sampel Gastropoda dilakukan pada 8 stasiun pengamatan. Identifikasi Gastropoda dilakukan di Laboratorium Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala. Analisis pola distribusi dihit…

PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM SILIKAT DARI NATRIUM HIDROKSIDA DAN PASIR SILIKA …

IRHAM MAULANA

Prarancangan pabrik natrium silikat bertujuan untuk untuk memenuhi kebutuhan natrium silikat di Indonesia dan juga meningkatkan pertumbuhan industri-industri baru yang menggunakan bahan baku natrium silikat. Proses produksi natrium yang digunakan adalah proses hidrotermal dengan mencapai 98% yang akan dijual seharga Rp 26.347.039/ton pada tahun 2030. Pabrik direncanakan beroperasi selama 330 hari per tahun secara kontinyu selama 24 jam per hari, dengan kapasitas produksi sebesar 48.000 ton/ta…




    SERVICES DESK