KITOSAN DARI KULIT UDANG SEBAGAI PENDETEKSI BAHAN BERBAHAYA BORAK PADA MIE BA…
Abstrak: Kitosan adalah turunan dari kitin yang merupakan komponen penyusun dari kulit udang. Kitosan berfungai untuk mendeteksi bahan kimia berbahaya seperti boraks, formalin dan merkuri, didasari oleh kemampuan kitosan sebagai absorben. Ekstraksi kitosan dari kulit udang dilakukan secara kimiawi dengan melibatkan beberapa proses yaitu deproteinisasi, demineralisasi, depigmentasi dan deasetilasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahuan pengaruh perbedaan jumlah kitosan (0,2 g, 0,4…
PENGGUNAAN EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA) SEBAGAI PENENTUAN KADAR BORAKS …
ABSTRAK
Kata kunci : Boraks, Mie Basah, Ekstrak Kunyit
Penelitian tentang “Penggunaan ekstrak kunyit (Curcuma domestica) sebagai penentuan kadar boraks dalam mie basah yang beredar di pasar Peunayong kota Banda Aceh” telah dilaksanakan pada tanggal 12 Oktobersampai 17 November 2014. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui keberadaan zat pengawet boraks dalam mie basah yang beredar di pasar Peunayong kota Banda Aceh, (2) Untuk mengetahui jumlah kadar boraks dalam mie basah yang b…
PENGARUH PERSENTESE GEL DAN LAMA WAKTU PEREBUSAN PADA PEMBUATAN MIE SAGU
Sagu (Metroxylon sp) merupakan salah satu komoditi pertanian di Indonesia. Sejauh ini penggunaan pati sagu belum dimanfaatkan secara maksimal dalam pembuatan mie. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses pembuatan mie sagu dengan menggunakan pengaruh persentase gel dan lama waktu perebusan untuk menghasilkan produk mie basah yang bermutu baik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri atas 2 (dua) faktor. Faktor I adalah persentase gel…
IDENTIFIKASI FORMALIN PADA MIE BASAH SEBELUM DAN SESUDAH DIMASAK YANG DIJUAL …
ABSTRAK
Formalin merupakan bahan pengawet yang dilarang dalam industri pangan. Formalin umumnya digunakan untuk mengawetkan mayat. namun banyak ditemukan dalam makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formalin pada mie basah yang diambil dari tcmpat pcmbuatan mic yang terdapat pada pasar-pasar kota Banda Aceh, dan apakah kadar formalin tcrscbut akan bcrkurang setelah mie dimasak. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dcskriptif. Sampcl pcnclitian adalah mic basah yang …
PEMBUATAN MIE BASAH DARI PATI SAGU (METROXYLON SP) DENGAN PENAMBAHAN DAUN KEL…
RINGKASAN
Mie merupakan produk makanan yang sangat populer dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, salah satu jenis mie yaitu mie basah menurut SNI 01-2897-1992 didefinisikan sebagai produk makanan yang dibuat dari tepung terigu dengan penambahan bahan makanan lain dan bahan tambahan makanan yang diizinkan serta berbentuk khas mie. Jenis bahan pangan yang potensial dikembangkan sebagai bahan mie pengganti tepung terigu adalah pati sagu (Metroxylon sp). Untuk melengkapi kandungan …
Pengaruh Jenis Labu Kuning dan RasioTepung terigu Dan Tepung Labu Kuning Pada…
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis labu kuning dan rasio tepung terigu dan tepung labu kuning terhadap sifat fisik (rendemen dan persentase mie putus), kimia (kadar air, kadar abu, kadar protein, serat kasar dan ?-karoten) dan organoleptik (hedonik rasa, deskriptif warna, aroma dan kekenyalan) mie basah yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri atas2 faktor. Faktor I adalah factor jenis labu kuning yang t…
STUDI TENTANG PENGGUNAAN KHITOSAN TERHADAP UMURSIMPAN MIE BASAH LABU KUNING
THE STUDY OF USING CHITOSAN TOWARD THE STORAGE LIFE OF WET PUMPKIN NOODLES
T. Maruzar1,C. Erika2, A. Patria2.
1Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah – Banda Aceh
2Staf Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unsyiah – Banda Aceh
ABSTRACT
Wet noodle pumpkin is substitution of wheat flour with pumpkin pasta. However, pumpkin noodles without preservatives spoilt faster because of the water content in it, so it is necessary to find an alternative to maintain the shelf life…