IDENTIFIKASI FORMALIN PADA MIE BASAH SEBELUM DAN SESUDAH DIMASAK YANG DIJUAL …
ABSTRAK
Formalin merupakan bahan pengawet yang dilarang dalam industri pangan. Formalin umumnya digunakan untuk mengawetkan mayat. namun banyak ditemukan dalam makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formalin pada mie basah yang diambil dari tcmpat pcmbuatan mic yang terdapat pada pasar-pasar kota Banda Aceh, dan apakah kadar formalin tcrscbut akan bcrkurang setelah mie dimasak. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dcskriptif. Sampcl pcnclitian adalah mic basah yang …
GAMBARAN KASUS OSTEOMIELITIS RAHANG DI INSTALASI GIGI DAN MULUT DI RUMAH SAKI…
ABSTRAK
Nama : Nina Rovidhah
Program Studi : Kedokteran Gigi
Judul : Gambaran Kasus Osteomielitis Rahang Di Instalasi Gigi
Dan Mulut Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2005-2011
Osteomielitis merupakan suatu inflamasi yang terjadi pada tulang, yang berawal dari bagian kavitas medulla, lalu melibatkan tulang konselus dan pada akhirnya meluas hingga tulang kortikal sampai mengenai periosteum. Osteomielitis biasanya te…
PEMBUATAN MIE BASAH DARI PATI SAGU (METROXYLON SP) DENGAN PENAMBAHAN DAUN KEL…
RINGKASAN
Mie merupakan produk makanan yang sangat populer dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, salah satu jenis mie yaitu mie basah menurut SNI 01-2897-1992 didefinisikan sebagai produk makanan yang dibuat dari tepung terigu dengan penambahan bahan makanan lain dan bahan tambahan makanan yang diizinkan serta berbentuk khas mie. Jenis bahan pangan yang potensial dikembangkan sebagai bahan mie pengganti tepung terigu adalah pati sagu (Metroxylon sp). Untuk melengkapi kandungan …
Pengaruh Jenis Labu Kuning dan RasioTepung terigu Dan Tepung Labu Kuning Pada…
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis labu kuning dan rasio tepung terigu dan tepung labu kuning terhadap sifat fisik (rendemen dan persentase mie putus), kimia (kadar air, kadar abu, kadar protein, serat kasar dan ?-karoten) dan organoleptik (hedonik rasa, deskriptif warna, aroma dan kekenyalan) mie basah yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri atas2 faktor. Faktor I adalah factor jenis labu kuning yang t…
PENGARUH VARIASI SUHU DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK MI KERING S…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap karakteristik mi kering substitusi sebagian dengan labu kuning. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama adalah Waktu Pengeringan (T), yang terdiri atas 3 taraf yaitu T1=60 menit, T2 =80 menit, T3 = 100 menit. Faktor kedua adalah Suhu Pengeringan (S) terdiri atas tiga 3 yaitu S1 = 50oC, S2 = 60oC, S3 = 70oC. Kombinasi p…
STUDI TENTANG PENGGUNAAN KHITOSAN TERHADAP UMURSIMPAN MIE BASAH LABU KUNING
THE STUDY OF USING CHITOSAN TOWARD THE STORAGE LIFE OF WET PUMPKIN NOODLES
T. Maruzar1,C. Erika2, A. Patria2.
1Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah – Banda Aceh
2Staf Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unsyiah – Banda Aceh
ABSTRACT
Wet noodle pumpkin is substitution of wheat flour with pumpkin pasta. However, pumpkin noodles without preservatives spoilt faster because of the water content in it, so it is necessary to find an alternative to maintain the shelf life…