KAJIAN PENGGUNAAN METODE FERMENTASI DAN NON FERMENTASI BIJI KAKAO TERHADAP MU…
Kakao merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa oegara. Areal perkebunan kakao Indonesia tercatat seluas 914.051 ha, sebagaian besar (87,3%) dikelola oleh rakyat dan selebihnya 6,0% dikelola perkebunan besar negara serta 6, 7% perkebunan besar swasta (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BP3), 2005). Biji kakao didefinisikan sebagai biji yang dihasi…
PENGARUH METODE DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP MUTU BIJI KAKAO (THEOBROMA COCO…
Di Nanggroe Aceh Darussalam tanaman kakao baru berkembang dengan pesat pada tahun l980-an, yang tersebar di daerah Aceh Utara. Pidie, Bireuen Aceh Timur dan Aceh Barat. Luas areal tanaman kakao dan produksinya setiap tahun cenderung meningkat. terutama dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2005 total areal tanaman kakao di Aceh 26.908 Ha. sedangkan 2006 meningkat mencapai 38.434 Ha dengan daya produksi 14.866 ton dengan rata-rata produktivitasnya …
KRITERIA PEMILIHAN PROYEK KONSTRUKSI PUBLIK DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN …
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan informasi tentang kriteria- kriteria yang diperlukan sebagai pedoman dalam memilih suatu proyek konstruksi berdasarkan opini para ahli. Penyebaran dilakukan kepada 30 responden yang dipilih (non random). Responden berasal dari anggota DPRD, BAPPEDA, Dinas Pekerjaan Umum dan masyarakat berdasarkan pengalaman, pengetahuan dan kepentingannya terhadap konstruksi dengan menggunakan Metode Delphi. Penilaian terhad…
PERKIRAAN EROSI DENGAN METODE USLE DAN TINDAKAN PENGAWETAN TANAH DAN AIR DI S…
RINGKASAN
Pendugaan kehilangan tanah karena erosi dan Penentuan tindakan pengawetan tanah dan air di suatu lahan adalah dengan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation). Metode ini dapat diterapkan secara luas dengan terlebih dahulu menetapkan faktor-faktor yang mempengaruhinya, yaitu erosivitas hujan (R), erodibilitas tanah (K), panjang dan keminingan lereng (LS), penutupan lahan (C), dan pengelolaan lahan (P) Tujuan penehitian ini untuk menduga dan mengidentifikasi faktor-faktor pe…