PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON BUSA …
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton busa berserat tebu pada Lingkungan Terlindung (LT), Lingkungan Tidak Terlindung (LTT), dan Lingkungan Tertimbun Tanah (LTN). Benda uji yang dibuat yaitu beton busa dengan SG I,6. menggunakan persentase serat tebu 1,5% terhadap berat jenis beton busa dan Faktor Air Semen (FAS) 0,4. Panjang serat tebu 25 mm. Pengujian kuat tekan dan kuat ta…
STUDI KUAT TARIK BELAH BETON AKIBAT PERLAKUAN PERAWATAN PADA SUHU EKSTRIM DEN…
ABSTRAK
Penelitian ini benujuan mengetahui pengaruh yang timbul akibat perlakuan perawatan beton yang dilakukan pada suhu atau kondisi yang tidak wajar (kondisi ekstrim) terhadap kuat tarik belah beton. Pengujian kuat tarik belah dilakukan pada saat benda uji beton berumur 7 dan 28 hari dengan menggunakan 3 variasi faktor air semen (FAS) 0,35; 0,40 dan 0,45 serta memakai agregat maksimum 25,4 mm. Benda uji yang dibuat berjumlah 90 buah dan dibuat dengan enam kali pengeeoran, dirnana set…
PENGARUH TEMPERATUR AIR DAN UMUR BETON DENGAN PENGGUNAAN CALCIUM CHLORIDE (CA…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur air pencampur (10C, 20C, 30C) dan umur beton (3, 7, 14, dan 28 hari) terhadap kuat tanik belah beton pada pemakaian Calcium Chloride (CaCI) sebanyak 2% dari berat semen Perencanaan campuran beton (concrete mix design) dilakukan berdasarkan nilai faktor air semen (FAS) 0,40. Pembuatan adukan beton untuk benda uji dilakukan mengikuti aturan ACI 211.1-91. Benda uji yang digunakan untuk pengujian kuat tarik belah beton adalah silind…
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TEBU TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BE…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat tebu terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton pada lingkungan air tawar dan pasang surut. Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan adalah 0,50 dengan diameter agregat maksimum 25,4 mm. Benda uji yang digunakan berdiameter 10 cm dengan tinggi 20 cm dibuat sebanyak 35 buah untuk masing-masing perlakuan yaitu 0% dan 2% serat dari volume beton untuk pengujian kuat tekan dan kuat tarik bela…
PENGARUH PENGGUNAAN AIR SUHU EKSTRIM SEBAGAI BAHAN CAMPURAN BETON TERHADAP KU…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pengunaan air dengan suhu ekstrim sebagai bahan campuran beton terhadap kuat tarik belah beton akibat penambahan accelerator dan retarder dcngan mcmbandingkannya tcrhadap beton yang menggunakan air pada suhu normal tanpa penambahan accelerator clan
retarder. Subu air untuk campuran bcton yang digunakan adalah air panas
(100 C) dan air dingin (10 C). Accelerator yang digunakan berjenis…
STUDI KOMPARASI JENIS AGREGAT (ALAMI DAN BATU PECAH) TERHADAP KUAT TARIK …
Kekuatan beton panyak dipengaruhi oleh bahan pembentuknya terutama agregat. Agregat yang dipakai beragam jenisnya baik dari segi tekstur, bentuk dan kekuatan agregat sehingga kontrol kualitas dari bahan tersebut harus diperhatikan agar diperoleh beton yang sesuai dengan yang diinginkan. Penelitian ini sebagai studi untuk membandingkan pengaruh perbedaan jenis agregat terhadap kuat tarik belah beton dan menggunakan sifat fisis beton ber…
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TEBU TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON…
Penelitian ini dilakukan untuk membuat permodelan dengan menggunakan program komputer setelah mengetahui pengaruh penambahan serat tebu pada campuran beton terhadap kuat tekan clan kuat tarik belah beton pada lingkungan air tawar dan lingkungan pasang surut. Dari permodelan ini akan didapatkan data untuk bulan-bulan selanjutnya sehingga dari segi ekonomis penggunaan program komputer ini lebih menguntungkan karena tidak memerlukan waktu…
PENGARUH SUBSTITUSI ABU POZZOLANIK TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH B…
Salah satu altematif untuk mengurangi jumlah semen adalah dengan mensubstitusi bahan pengganti semen. Maka dilakukanlah penelitian untuk mengetahui pengaruh substitusi abu pozzolanik terhadap kuat tekan dan kuat tari.k belah beton busa bila dibandingkan dengan beton busa tanpa substitusi abu pozzolanik untuk mendapatkan mutu tinggi. Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan 0,35 dengan Spesific Gravity (SG) 1,6 dan 1,8, serta persentase …