Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



HUBUNGAN LAMA HEMODIALISIS DENGAN DERAJAT PRURITUS UREMIK PADA PASIEN PENYAKI…

Idal Fitri Mareta

Penyakit ginjal kronik (PGK) stadium 5 adalah kerusakan ginjal akibat destruksi struktur ginjal dan mengakibatkan terganggunya fungsi ginjal secara terus-menerus sehingga pasien mengalami penumpukan metabolisme dalam tubuh, salah satunya ureum. Kadar ureum tinggi dapat menyebabkan gatal pada kulit yang disebut pruritus uremik. Salah satu terapi yang paling sering dilakukan pasien PGK stadium 5 adalah hemodialisis (HD). Terapi HD diharapkan dapat mengekresikan ureum sehingga pruritus uremik y…

HUBUNGAN PENURUNAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN KUALITAS TIDUR BURUK PADA PASIEN P…

NISA UL HASANAH

Penyakit ginjal kronik/PGK disebut sebagai penyakit ginjal tahap akhir yang ditandai dengan kerusakan fungsi ginjal secara progresif. Komplikasi yang sering terjadi pada pasien PGK adalah penurunan kadar hemoglobin/Hb yang berdampak terhadap kualitas tidur pasien PGK karena peningkatan aktivitas saraf simpatis. Kualitas tidur merupakan persepsi individu dalam menilai lamanya waktu tidur yang berdampak pada aktivitas keseharian individu tersebut. Kualitas tidur buruk sangat umum ditemukan pada…

HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEKUATAN OTOT GENGGAMAN TANGAN PADA PASIEN HEMODIALISI…

RANDY YEMIGOE

Penyakit ginjal kronik/PGK merupakan keadaan dimana terjadi kerusakan fungsi ginjal secara progresif yang ditandai dengan penurunan laju filtrasi glomerulus yang berakhir pada gagal ginjal ireversibel. Terapi yang paling banyak diberikan kepada pasien PGK dengan stadium akhir adalah hemodialisis, namun ada beberapa masalah yang sering dikeluhkan oleh pasien hemodialisis tersebut yaitu kelelahan dan kelemahan otot. Kelelahan merupakan gejala dari anemia dan dapat menyebabkan penurunan kekuatan…

HUBUNGAN LAMA HEMODIALISIS DENGAN RISIKO MENDERITA SLEEP APNEA PADA PASIEN PE…

Cut Radita Milati

Sleep Apnea (SA) sering ditemukan pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis (HD) dan menyebabkan penurunan kualitas hidup pasien. Sleep apnea pada pasien HD masih sering tidak terdiagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama HD dengan risiko menderita sleep apnea pada pasien PGK di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain ¬cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Data lamanya HD didapatkan dari bu…

HUBUNGAN LAMA HEMODIALISIS DENGAN KEJADIAN AMENORE SEKUNDER PADA PASIEN GAGAL…

Dewi Yulianti Prastiwi

ABSTRAK Gagal ginjal kronik (GGK) ialah kerusakan pada struktur dan fungsi ginjal > 3 bulan dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG) < 60 ml/menit/1,73 m2 yang bersifat progresif dan ireversible. Salah satu terapi bagi penderita GGK ialah hemodialisis (HD). Namun, lama hemodialisis dapat berpengaruh pada perubahan siklus menstruasi yaitu menjadi berkurang bahkan berhenti atau amenore sekunder pada pasien GGK yang berjenis kelamin perempuan sebab hemodialisis akan mempengaru…

HUBUNGAN DIABETES MELLITUS DAN NON DIABETES MELLITUS DENGAN SURVIVAL RATE PAS…

Nurul Fitria

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan masalah kesehatan dunia yang penting untuk diperhatikan, karena prevalensinya terus meningkat dengan cepat. Pasien gagal ginjal kronik membutuhkan terapi pengganti ginjal agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya (survival rate), salah satu terapi pengganti ginjal adalah hemodialisis. Penyebab gagal ginjal kronik seperti diabetes dan non-diabetes merupakan faktor penting yang berhubungan dengan survival rate pasien yang menjalani terapi hemo…

HUBUNGAN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) TERHADAP RISIKO OBSTRUCTIVE SL…

Zati Hasyyati Ali

ABSTRAK Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) adalah suatu penyakit dimana terjadinya hambatan udara pada saluran pernapasan yang akan meningkatkan respon inflamasi. Tingkat kekambuhan PPOK akan menyebabkan perburukan kualitas hidup pasien. Di Indonesia, angka kejadian PPOK sebesar 3,7% menjadikan PPOK penyakit kedua terbanyak setelah asma. Beberapa penelitian menunjukkan dimana pasien PPOK mengalami Obstructive Sleep Apnea (OSA) secara bersamaan, yang dapat meningkatkan angka komorbiditas d…

HUBUNGAN ANTARA PERILAKU MEROKOK DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT PERU OBSTR…

SRI YUSTIA ULFAH

ABSTRAK Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit yang dapat dicegah dan diobati yang ditandai dengan hambatan aliran udara yang bersifat menetap dan berkaitan dengan peningkatan respon inflamasi kronik pada saluran napas dan paru. Derajat keparahan PPOK dapat dinilai dengan menggunakan spirometri. Berdasarkan studi, merokok merupakan faktor risiko utama PPOK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan derajat keparahan PPOK pada pasien di RSUD…

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PENYAKIT PARU OB…

DIMAS MAULANA A

ABSTRAK Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah penyakit paru yang memiliki keterbatasan jalan napas yang tidak sepenuhnya reversibel dan bersifat progresif yang disebabkan karena inflamasi kronik akibat pajanan partikel atau gas beracun dalam waktu yang lama. Penyakit Paru Obstruktif Kronik menyebabkan gangguan kualitas hidup. Salah satu faktor resiko yang mempengaruhi kualitas hidup pasien PPOK adalah dukungan keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan ke…

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TEKANAN DARAH SISTOLIK PADA PASIEN PENYAKI…

Sitti Maziyyah Aini

Peningkatan tekanan darah dapat meningkatkan mortalitas pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang menjalani Hemodialisis (HD). Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan tekanan darah pasien PGK yang menjalani HD. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang menjalani HD minimal selama 3 bulan diambil secara total sampling sebanyak 46 pasien. Data yang diambil adalah data berat ba…




    SERVICES DESK