Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

PRARANCANGAN PABRIK BARIUM KARBONAT DARI BARIUM SULFIDA DAN KARBON DIOKSIDA D…

Eti Purwati

Prarancangan pabrik Barium Karbonat ini menggunakan barium sulfida (BaS) dan karbon dioksida (CO₂) sebagai bahan baku dengan kapasitas produksi 22.000 ton/tahun. Proses produksi dilakukan melalui metode karbonasi yang terdiri dari empat tahap utama, yaitu pada tahap persiapan, barium sulfida dari tangki penyimpanan dialirkan ke hopper menggunakan bucket elevator, kemudian dicampur air di mixing tank untuk membentuk slurry untuk dipanaskan hingga 60°C menggunakan heater. Gas CO₂ dar…

PRARANCANGAN PABRIK BARIUM KARBONAT DARI BARIUM SULFIDA DAN KARBON DIOKSIDA D…

CITRA AMANDA

Prarancangan pabrik Barium Karbonat ini menggunakan barium sulfida (BaS) dan karbon dioksida (CO₂) sebagai bahan baku dengan kapasitas produksi 22.000 ton/tahun. Proses produksi dilakukan melalui metode karbonasi yang terdiri dari empat tahap utama, yaitu pada tahap persiapan, barium sulfida dari tangki penyimpanan dialirkan ke hopper menggunakan bucket elevator, kemudian dicampur air di mixing tank untuk membentuk slurry untuk dipanaskan hingga 60°C menggunakan heater. Gas CO₂ dar…

PRARANCANGAN PABRIK AMONIUM SULFAT DARI AMONIUM KARBONAT DAN GYPSUM DENGAN KA…

erni Suanda

ABSTRAK Prarancangan pabrik amonium sulfat mnenggunakan amonia, karbondioksida, dan gypsum sebagai bahan baku. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu yang terdiri dari tujuh tahap, yaitu tahap persiapan bahan baku, tahap karbonasi, tahap reaksi, tahap scrubbing, tahap filtrasi, tahap evaporasi dan kristalisasi, serta tahap drying. Kapasitas produksi pabrik amonium sulfat ini adalah 250,000 ton/tahun dengan hari kerja 330 hari pertahun. Bentuk perusahaan yang …

PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM KARBONAT (NA2CO3) DARI BATU KAPUR, GARAM, DAN AMO…

Erda Marniza

ABSTRAK Prarancangan pabrik natrium karbonat ini menggunakan CaCO3, NaCL dan NH3 sebagai bahan baku dan katalis. Proses produksi secara keseluruhan melibatkan proses penghancuran, kalsinasi, absorpsi, karbonasi, dan pengeringan. Kapasitas produksi pabrik natrium karbonat ini adalah 250.000 ton pertahun dengan hari kerja 330 hari pertahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf. Kebutuhan teraga k…

PRARANCANGAN PABRIK NATRIUM KARBONAT (NA2,CO3) DARI BATU KAPUR, GARAM, DAN…

Masrianto

Prarancangan pabrik natrium karbonat ini menggunakan CaCO3, NaC1 dan NH3; sebagai bahan baku dan katalis. Proses produksi secara keseluruhan melibatkan proses penghancuran, kalsinasi, absorpsi, karbonasi, dan pengeringan. Kapasitas produksi pabrik natrium karbonat ini adalah 250.000 ton pertahun dengan hari kerja 330 hari pertahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur organisasi …

PRARANCANGAN PABRIK AMONIUM SULFAT DARI AMONIUM KARBONAT DAN GYPSUM DENGAN …

Eka Afrina

Praran cangan pabrik amonium sulfat menggunakan amonia, karbondioksida, dan gypsum scbagai bahan baku. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu yang terdiri dari tujuh tahap. yaitu tahap persiapan bahan baku, tahap karbonasi, tahap reaksi, tahap scrubbing, tahap filtrasi, tahap evaporasi dan kristalisasi, serta tahap drying. Kapasitas produksi pabrik amonium sulfat ini adalah 250.000 ton/tahun dengan hari kerja 330 hari pertahun. Bentuk perusahaan …

PENGARUH LAMA FERMENTASI DAN PENAMBAHAN NATRIUM KARBONAT (NA2COJ) TERHADAP MU…

Rahmat Danil Syahputra

RINGKASAN Kakao merupakan tanaman perkebunan yang banyak dibudidayakan terutama untuk diolah menjadi bubuk. Bagian dari buah kakao yang digunakan untuk diolah menjadi makanan adalah bijinya. Perkembangan produksi kakao tidak diikuti dengan perbaikan mutu biji kakao, biji kakao dari perkebunan rak yak cenderung masih bermutu rendah disebabkan karena cara pengolahan yang kurang baik seperti biji kakao tidak difermentasi atau proses fermentasi yang kurang baik. Fermentasi merupakan inti…

STUDI C-ORGANIK DAN KARBONAT (CACO3) DI DAERAH PESISIR KABUPATEN ACEH BESAR

Sayed Abdul Azis

Sebagian besar wilayah pesisir Aceh Besar merupakan daerah akumulasi senyawa-senyawa organik seperti C-Organik dan CaCO3. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian distribusi karbon organik dan CaCO3 pada sedimen di wilayah pesisir. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kandungan kimia & distribusi pH tanah, C-Organik, CaCO3, salinitas dan suhu dengan melihat secara kedalamannya (vertikal) di pesisir Kabupaten Aceh Besar. Selain itu, juga menganalisis korelasi antar parameter kimia di pesis…

ANALISIS SPASIAL C-ORGANIK DAN KARBONAT (CACO3) DI PESISIR KABUPATEN ACEH BESAR

Amri Adnan

Sebagian besar wilayah pesisir Aceh Besar merupakan daerah akumulasi senyawa organik seperti C-Organik dan CaCO3. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian sebaran karbon organik dan karbonat pada sedimen di wilayah pesisir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sebaran C-Organik dan Kalsium Karbonat (CaCO3) ditambah dengan uji pH dan Salinitas secara spasial pada permukaan pada kedalaman 40 – 60 cm di wilayah pesisir Kabupaten Aceh Besar. Analisis kandungan C-Organik menggunak…

  • Magister Pengeloaan Sumber Daya Pesisir Terpadu, Banda Aceh - 2022
  • Baca Selengkapnya

    SERVICES DESK