KAJIAN PENGERINGAN BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) MENGGUNAKAN PENGERING SURY…
Tanaman kakao merupakan salah satu komoditi yang dibudidayakan di
Indonesia dan menjadi prioritas utama dalarn pcngcrnbangan pertanian untuk
meningkatkan pendapatan nasional dalam sektor perkebunan. Biji kakao di Aceh
umumnya bermutu rendah, hal ini dikarenakan produk kakao yang dihasilkan
berasal dari pcrkcbunan rakyat, yang penanganan pasca panennya masih tergolong
konvensional, seperti proses pcngeringannya masih menggunakan lahan
penjemuran yang kontak dengan lingkungan. Penge…
UJI PERFOMANSI ALAT PENGERING TIPE KABINET UNTUK PENGERING KAKAO (THEOBROMA …
Kakao merupakan salah satu komoditas ekspor yang memberikan
kontribusi untuk peningkatan devisa Indonesia. Indonesia merupakan salah satu
negara pemasok utama kakao dunia setelah Pantai Gading dan Ghana.
Penanganan pasca panen kakao dilakukan untuk mempertahankan daya simpan
dan mutunya dengan proses pengeringan. Ada tiga metode pengeringan biji kakao
yaitu pengeringan menggunakan matahari (alarni), pengeringan mekanis (buatan)
dan pengeringan kombinasi keduanya. Pengeringan alami mem…
KAJIAN PENGGUNAAN METODE FERMENTASI DAN NON FERMENTASI BIJI KAKAO TERHADAP MU…
Kakao merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa oegara. Areal perkebunan kakao Indonesia tercatat seluas 914.051 ha, sebagaian besar (87,3%) dikelola oleh rakyat dan selebihnya 6,0% dikelola perkebunan besar negara serta 6, 7% perkebunan besar swasta (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BP3), 2005). Biji kakao didefinisikan sebagai biji yang dihasi…
PENGARUH METODE DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP MUTU BIJI KAKAO (THEOBROMA COCO…
Di Nanggroe Aceh Darussalam tanaman kakao baru berkembang dengan pesat pada tahun l980-an, yang tersebar di daerah Aceh Utara. Pidie, Bireuen Aceh Timur dan Aceh Barat. Luas areal tanaman kakao dan produksinya setiap tahun cenderung meningkat. terutama dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2005 total areal tanaman kakao di Aceh 26.908 Ha. sedangkan 2006 meningkat mencapai 38.434 Ha dengan daya produksi 14.866 ton dengan rata-rata produktivitasnya …
PEMANFAATAN KULIT BUAH KAKAO SEGAR DALAM PEMBUATAN BOKASI
Abstrak Kulit buah kakao segar sejauh ini belum dimanfaatkan dalam pembuatan bokasi. Sebagian besar kulit buah kakao segar dibiarkan begitu saja sehingga mencemari lingkungan. Untuk itu perlu adanya pemanfaatan pada kulit buah kakao segar seperti pembuatan pupuk organik atau bokasi agar dapat mengenaii penggunaan pupuk kimia
oleh petani kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi kulit buah kakao segar serta lama fermentasi yang digun…
PENGARUH LAMA FERMENTASI DAN PENAMBAHAN NATRIUM KARBONAT (NA2COJ) TERHADAP MU…
RINGKASAN
Kakao merupakan tanaman perkebunan yang banyak dibudidayakan terutama untuk diolah menjadi bubuk. Bagian dari buah kakao yang digunakan untuk diolah menjadi makanan adalah bijinya. Perkembangan produksi kakao tidak diikuti dengan perbaikan mutu biji kakao, biji kakao dari perkebunan rak yak cenderung masih bermutu rendah disebabkan karena cara pengolahan yang kurang baik seperti biji kakao tidak difermentasi atau proses fermentasi yang kurang baik. Fermentasi merupakan inti…
KAJIAN PENGERINGAN ALAMI (SUN DRYING) BIJI KAKAO FERMENTASI DENGAN BERBAGAI M…
RINGKASAN Kakao merupakan tanaman perkebunan yang sangat berkembang di Provinsi Aceh beberapa tahun belakangan ini. Produksi kakao Aceh pada tahun 2011 adalah sekitar 25 ribu ton, dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 27 ribu ton. Kebanyakan kebun kakao yang ada di Aceh masih dimiliki oleh rakyat, dan hanya dikelola seadanya dengan penanganan pasca panen yang kurang memadai. Mutu biji kakao sangat dipengaruhi oleh penanganan pasca panen. Pada umumnya masyarakat di Aceh mengeringkan biji k…
PENGARUH MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK HAYATI TIENS GOLDEN HARVEST TERH…
EYADINIKONI YUNSA. "Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Tiens Golden Harvest Terhadap Pertumbuhan Bibit (Theobroma cacao L.)" dibawah bimbingan Muhammad Hatta sebagai pembimbing utama dan Zaitun pembimbing anggota.
Penelitian ini berrtujuan untuk rnengetahui pengaruh berbagai komposisi media tanarn dan konsentrasi pupuk Tiens Golden rvest (TGH) terhadap pertumbuhan bibit kakao serta interaksi antara kedua faktor tersebut.
Penelitian ini di laksanakan di Kebun percobaan Faku…
PENGARUH WAKTU FERMENTASI DAN PERLAKUAN PENCUCIAN TERHADAP KARAKTERISTIK BIJ…
Tanaman kakao berkembang mulai berkembang di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada tahun 1980, yang tersebar di daerah Aceh Utara, Pidie, Bireun, Aceh Timur dan Aceh barat (Dinas Perkebunan NAD, 2006). Selama ini, kebanyakanpetani kakao di Aceh tidak melakukan fermentasi dan pencucian pada biji kakao sehingga mutu biji kakao yang dihasilkan rendah.mutu biji kakao dipengaruhi oleh banyak faktor, namun faktor yang paling menentukan adalah proses fermentasi. Menurut Affandi (2008…
PENGARUH CAIRAN PERASAN BEBERAPA JENIS DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN CENDAWAN END…
Putri Yuni. 0505103010009. Pengamb Caiiun Perusan Beberapa Jenis Daun Terhadap Pertumbuhan Cendawan Endofit Trichodemia sp. Asal Kakao di bawah bimbingan Susanna sebngai Ketua dan Rina Sriwati sebagai anggota).
Penelitian dilaksanakan di Iaboratorium Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Unsyiah sejak bulan Januari sampai Juli 2010. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh cairan perasan beberapa jenis daun terhadap pertumbuhan cendawan endofit Trichoderma …