PENGARUH VARIASI LAMA PERENDAMAN TERHADAP DURABILITAS ASPAL BETON DENGAN MENG…
ABSTRAK
Kinerja aspal sangat dipengaruhi oleh sifat aspal setelah digunakan sebagai bahan pengikat dalam campuran dan dihampar di lapangan. Hal ini disebabkan karena stat-stat fises aspal akan berubah secara signifikan akibat okksidasi dan pengelupasan yang terjadi baik saat pencampuran, pengangkutan dan penghamparan campuran aspal beton di lapangan. Perubahan sifat ini akan menyebabkan aspal menjadi rapuh atau dengan kata lain aspal telah mengalami penuaan. Tugas akhir ini berjudul …
PENGARUH PENAMBAHAN ASPAL EMULSI TERHADAP PERMEABILITAS TANAH LEMPUNG EKSPANS…
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan aspal emulsi (AE) sebagai bahan stabilisasi kimia terhadap koefisien permeabilitas tanah lempung ckspansif (TLE) artifisial. Tanah lempung yang menjadi objek penelitian ini berasal dari Desa Doy, Kecamatan Ulee Kareng. Kota Banda Aceh Aspal emulsi yang digunakan berasal dari pabrik PT. Hutama Prima, Cilacap, Jawa Tengah. Tanah lempung Desa Doy tersebut dicampurkan dengan bentonit agar bersifat ekspansif berat denga…
TINJAUAN KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL DENGAN VARIASI SUHU PENCAMPURAN D…
Suhu pencampuran dan pemadatan merupakan faktor yang sangat penting dalam campuran beton aspal karena akan berpengaruh pada karakteristik campuran beton aspal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter Marshall dan durabilitas yang dihasilkan oleh beton aspal pada lapis pengikat (AC-BC) dengan variasi suhu pencampuran dan suhu pemadatan beton aspal. Gradasi yang dipakai ialah gradasi menerus untuk lapis AC-BC. Bahan pengikat yang digunakan adalah aspal Re…
STUDI PENENTUAN KADAR ASPAL OPTIMUM PADA BETON ASPAL BERGRADASI TERBUKA
Salah satu syarat dalam perencanaan suatu jalan raya adalah perencanaan campuran perkerasan beton aspal (aspal beton). Aspal beton adalah salah satu jenis dari konstruksi perkerasan lentur yang bersifat struktural, berfungsi sebagai lapisan yang menahan dan menyebarkan beban roda. Perencanaan campuran beton aspaJ terdiri dari pemilihan ripe gradasi agregat dan kadar aspal. Bila ripe gradasi dan kadar aspal telah ditentukan maka perencanaan selanjutnya adaJah menentuka…
TINJAUAN DURABILITAS DAN PERMEABILITAS CAMPURAN ASPAL BETON PADA GRADASI AGRE…
Kadar aspal yang terlalu tinggi menyebabkan kadar rongga menjadi kecil dan dapat mengakibatkan bleeding, namun kadar rongga yang terlalu besar dapat menyebabk.an campuran tersebut menjadi impermeabilitas (tidak kedap air). Dalam hal ini gradasi agregat harus diatur sedemikian rupa agar kadar rongga yang dihasilkan cukup untuk nilai VIM dan kadar aspal, namun campuran tersebut tetap mempunyai sifat kontak antar butir sehingga stabilitas yang dihasilkan tetap tinggi. Penelitian ini bertujuan…
PENENTUAN NILAI VOIDS IN MIX (VIM) DENGAN METODE PEMADATANI (PRD) PADA BETON …
Kepadatan campuron yang sempurna, kuat dan tahan lama sangat dipengaruhi oleh kualitas bahan, suhu dan energi pemadatan. Oleh karena itu, metode pemadatan yang mendekati kenyataan di lapangan adnlah Metode Percentage
Refusal Density (PRD) yaitu pernadatan pada setiap benda uji untuk dipadatkan pada kondisi akhir (dengan digetarkan), seperti "menolak' untuk menjadi lebih padat lagl, Penclitian ini dilakukan pada campuran beton aspal bergradasi senjang
dengan menggunakan agregat dari 2 (dua…
PENGARUH TUNDAAN PEMADATAN 24 JAM TERHADAP KINERJA CAMPURAN ASPAL EMULSI DING…
Campuran aspal emulsi dingin (CAED) cocok digunakan untuk pemeliharaan rutin seperti pekerjaan patching (penambalan lubang) pada jalan karena proses pengerjaannya relatif lebih mudah dan pemadatannya juga dapat ditunda. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar aspal residu optimum (KARO), karakteristik CAED, dan untuk mengetahui pengaruh tundaan pemadatan 24 jam pada CAED. Penelitian ini menggunakan campuran emulsi bergradasi rapat tipe IV dengan variasi kadar aspal yang digunakan yait…
KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN MENGGUNAKAN AGREGAT GRADASI RAPAT …
Penggunaan campuran aspal panas (hot mix) dalam jumlah sedikit dianggap kurang efisien karena memerlukan suhu tertentu untuk penghamparan dan pemadatannya, oleh karena itu untuk pekerjaan pemeliharaan seperti patching dapat menggunakan alternatif lain yaitu campuran aspal emulsi dingin (CAED) yang tanpa suhu tertentu dan pemadatan yang dapat ditunda. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan nilai kadar aspal residu optimum (KARO), mengetahui karakteristik CAED menggunakan agregat bergadasi…