PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (PIPER BELLE L.) TERHADAP PE…
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pemberian ekstrak etanol daun sirih (Piper betle L.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus isolat dan penderita faringitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak etanol daun sirih (Piper betle L.) terhadap perturnbuhan Staphylococcus aureus isolat dari penderita faringitis, Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terd…
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK JELLY DAUN SIKHOH-KHOH (CHROMOLAENA ODORATA) TERHA…
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak jelly daun sikhoh-skhoh (Chromolaena odorata) dan periode waktu pengamatan terhadap angiogenesis pada proses penyembuhan luka incisi pada tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan, sehat, umur 3,5 bulan, berat badan (210,62±22,11)gr. Anestesi dengan ketamine-xilazine dosis 5-10 mg/kg bb dan 1-5 mg/kg bb, Insisi dilakukan pada area punggung dengan panjang dan lebar luka 2x2 c…
PENGARUH PENAMBAHAN DAUN PEPAYA DAN BONGGOL NENAS TERHADAP KUALITAS MINYAK…
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan daun pepaya dan bonggoI nenas terhadap kualitas minyak kelapa murni yang dilakukan secara fermentasi enzimatis. Daun pepaya dan bonggol nenas mengandung enzim protease yang dapat memecah emulsi santan melalui reaksi hidrolisis. Proses ini dilakukan dengan membuat krim santan yang kemudian ditambahkan daun pepaya dan bonggol nenas dengan jumlah bervariasi dan diinkubasi pada
10, II, 12 dan 13 jam. Minyak kelapa mumi yang dihasi…
AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK DAUN BENALU KOPI (LORANTHUS PARASITICUS)
Telah dilakukan penelitian tentang aktivitas sitotoksik ekstrak daun benalu kopi (Loranthus parasiticus) terhadap sel kanker P388 dengan menggunakan ekstrak n- heksana, etil asetat clan metanol yang secara etnobotani diketahui memiliki khasiat obat. Masing-masing ekstrak tumbuhan tersebut diuji aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker P388. Daun L. parasiticus diekstraksi dengan berturut-turut pelarut n-
heksana, etil asetat dan metanol …
ISOLASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DAN UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBIAL EKTRAK N-H…
Telah dilakukan penelitian isolasi senyawa metabolit sekunder dan uji akrivitas antimikrobial ekstrak n-heksana daun jaloh (Salix tetrasperma Roxb). Maserasi daun jaloh dengan pelarut n-heksana menghasilkan 50 g (1,67%) ekstrak n- heksana, Penelitian ini Menggunak.an metode Kirby-Bower, dengan media pembiakan yang digunakan adalah MHA. Ekstrak n-heksana dipisahkan komponennya dengan mengguna…
UJI AKTIVITAS LARVASIDA DAN OVIPOSITION DETERRENT EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN…
Telah dilakukan penelitian uji aktivitas larvasida dan oviposition deterrent ekstrak etil asetat daun Vitex trifolia terhadap nyamuk (Culicidae). Sebanyak 500 g daun kering V. trifolia dimaserasi dengan pelarut etil asetat menghasilkan ekstrak etil asetat 43, \0 g (8,90 %). Ekstrak etil asetat dipisahkan menggunakan kromatografi kolom vakum cair (KKVC) dan diperoleh 5 fraksi masing-masing adalah fraksi A (6,57 g), fraksi B (5,98 g). fraksi C (1,02 g), fraksi 0 (0,65 g), dan frak…
AKTIVITAS ANTIFUNGAL EKSTRAK N-HEKSANA DAUN CEMPAKA PUTIH (MICLLELIA ALBA…
Telah dilakukan penelitian aktivitas antifungal ekstrak n-heksana daun cempaka putih (Michelia alba DC). Sebanyak 16 g ekstrak n-heksana diperoleh dari maserasi 300 g daun cempaka putih. Pemisahan ekstrak n-heksana dengan kromatografi vakum cair (KYC) menggunakan silika gel GF2S4 sebagai fasa diam dan n-heksana : etil asetat : metanol sebagai fasa gerak (elusi gradien) sehingga diperoleh 4 fraksi gabungan, Berdasarkan …