PENGARUH PERAWATAN AWAL TERHADAP KUAT TEKAN BETON YANG MENGGUNAKAN BAHAN TAMB…
ABSTRAK
Perawatan beton merupakan salah satu sifat beton yang sangat penting, karena selalu menunjukan gambaran kualitas dari beton yaitu kuat tekan berkaitan dengan struktur ikatan beton yang telah mengeras. Dengan melaksanakan perawatan beton yang lebih lama, akan didapat beton yang lebih kuat, lebih padat, lebih awet dan lebih tahan abrasi dibandingkan beton yang dibuat dengan perawatan awal. Pada penelitian ini perawatan yang digunakan yaitu pada lama perawatan 3 hari, 7 hari, 14 har…
ANALISIS PERILAKU PELAT LANTAI KOMPOSIT FLOORDECK BETON RINGAN BUSA MUTU 35 M…
Salah satu elemen structural bangunan bertingkat adalah pelat lantai yang umumnya berupa pelat lantai konvensional. Dewasa ini, telah dikembangkan pelat lantai komposit dengan menggunakan dek baja (floordeck) sebagai pengganti tulangan positif yang juga dapat difungsikan sebagai pengganti bekisting. Floordeck dikombinasikan dengan beton ringan busa menjadi suatu alternative untuk mendapatkan massa bangunan yang lebih ringan, sehingga cocok diaplikasikan di wilayah rawan gempa. Tujuan peneliti…
ANALISIS PERILAKU PELAT KOMPOSIT FLOORDECK BETON RINGAN BUSA DENGAN KUAT TEKA…
Pelat lantai merupakan salah satu elemen struktural yang sangat penting pada bangunan bertingkat. Umumnya pelat lantai yang digunakan adalah pelat lantai beton bertulang. Saat ini penggunaan dek baja (floordeck) telah berkembang dalam industri konstruksi. Penggunaan beton ringan busa dapat menjadi suatu alternatif lain untuk mengganti beton normal karena memiliki berat volume yang lebih ringan, sehingga baik digunakan pada daerah rawan gempa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peri…
PENGARUH VARIASI JENIS DAN PERSENTASE BAHAN ADDITIVE DALAM CAMPURAN BETON TER…
ABSTRAK
Peningkatan kekuatan beton merupakan salah satu dari kebutuhan teknologi beton yang utama. Sifat beton dipengaruhi oleh matrix semen, agregat dan zona transisi diantara keduanya. Penggunaan nilai FAS yang rendah dan penambahan bahan additive seperti silica fume telah menjadi hal yang lazim dilaksanakan untuk memodifikasi mikrostruktur dari semen dan meningkatkan kekuatannya. Efek dari penggunaan FAS yang rendah dan penambahan silica fume ke dalam campuran beton menyebabkan kesulitan …
TINJAUAN PENGGUNAAN AGREGAT BEKAS PADA CAMPURAN BETON ASPAL DENGAN BAHAN PENG…
ABSTRAK
Kerusakanpadalapisanperkerasanjalantidakdapatdihindari, sehinggadiperlukanpemeliharaan.Pemeliharaanjalanbiasanyadilakukandenganmenambahlapisanbarudiataspermukaanjalan lama (overlay) yang dapatmenyebabkanelevasimukajalanterusbertambahdanketerbatasanpersediaanaspalkerassebagaibahanpengikat. Solusiuntukmengatasihaltersebutadalahdengancarapengerukan lapis permukaansebelumdilakukanpelapisanbaru. Untukmemanfaatkanhasilkerukan yang terbuangsetelahpengerukanlapisanpermukaan lama tersebutdila…
PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN AIR DAN SEMEN PADA SUATU PERENCANAAN CAMPURAN (MI…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan air dan semen terhadap kuat tarik lentur beton. Perencanaan campuran beton dihitung berdasarkan metode ACI 211.1-91. Pada penelitian ini digunakan Faktor Air Semen (FAS) 0,3;0,4; dan 0,5 dengan penggunaan ukuran agregat maksimum 25,4 mm. Kegiatan penelitian ini meliputi penelitian kuat tarik lentur beton dengan empat macam perlakuan penambahan air dan semen yaitu 0%, 10%, 20% dan 30% untuk masing-masing nilai FAS yang diuji ku…
STUDI PENGGUNAAN AGREGAT KASAR RIKIT GAIB DAN COT GIREK TERHADAP KEKUATAN CAM…
Salah satu persyaratan agregat sebagai bahan susun lapis perkerasan campuran beton aspal adalah tidak bernilai abrasi lebih besar dari 40% (Anonim, 2010 : 6-34). Berdasarkan Laporan Mix Design Formula Laston Dinas Bina Marga Aceh 2011, nilai abrasi agregat dari quarry Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues mendekati batas maksimal yaitu 39,7%. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan campuran beton aspal Asphalt Concrete - Binder Course (AC-BC) melalui upaya mengurangi nilai abrasi agreg…
PENGARUH PERSENTASE AGREGAT KASAR TANPA BIDANG PECAH TERHADAP KARAKTERISTIK M…
PENGARUH PERSENTASE AGREGAT KASAR TANPA BIDANG PECAH TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL AC – WC
(Tinjauan Gradasi Agregat Batas Atas Menggunakan
Aspal Pen. 60/70)
Oleh:
Teuku Saiful Amri
NIM. 0909200060046
Komisi Pembimbing :
1. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc. Eng
2. Dr. Ir. M. Isya, M.T
ABSTRAK
Kekuatan lapisan perkerasan jalan sangat ditentukan dari sifat butir-butir agregat dan gradasi agregatnya. Salah satu persyaratan agregat adalah memili…
PENGARUH AGREGAT BERBENTUK BULAT (ROUNDED AGGREGATE) TERHADAP KARAKTERISTIK M…
Agregat untuk lapisan AC-WC harus mempunyai permukaan yang kasar, sehingga campuran mempunyai ikatan yang kuat atau interlocing antar butiran. Butiran dengan permukaan yang kasar dapat diperoleh dari agregat alam yang diolah dengan menggunakan mesin pemecah batu (stone crusher). Namun dalam proses pengolahan tersebut, terkadang ditemukan agregat alam yang masih mempunyai permukaan yang tidak rata (bulat) atau masih seperti semula yang lolos saringan pada instalasi tersebut. Hal ini akan mempe…
PENGARUH AGREGAT BERBENTUK BULAT (ROUNDED AGGREGATE) TERHADAP KARAKTERISTIK M…
Proses pengolahan agregat dengan menggunakan mesin pemecah batu (stone crusher), terkadang ditemukan agregat alam yang masih mempunyai permukaan yang tidak rata (bulat) yang lolos dari saringan pada instalasi tersebut. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas agregat untuk digunakan dalam campuran AC-WC. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi persentase agregat bulat (rounded aggregate) terhadap karakteristik Marshall dalam campuran beton aspal (AC-WC) dengan menggunakan aspal Ret…