PENGARUH SUBSTITUSI STYROFOAM KE DALAM ASPAL PENETRASI 60/70 PADA PENGUJIAN M…
Campuran aspal porus menggunakan aspal modifikasi sebagai bahan pengikat. Salah satu usaha yang telah dilakukan dalam meningkatkan kualitas aspal sebagai bahan pengikat adalah dengan memodifikasi sifat-sifat fisik dan kimia aspal dengan material-material tambahan, diantaranya adalah dengan pemanfaatan material-material sisa/limbah diantaranya adalah penggunaan styrofoam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan styrofoam sebagai bahan substitusi aspal penetrasi 60/70 terh…
PENGARUH TUNDAAN PEMADATAN 24 JAM TERHADAP KINERJA CAMPURAN ASPAL EMULSI DING…
Campuran aspal emulsi dingin (CAED) cocok digunakan untuk pemeliharaan rutin seperti pekerjaan patching (penambalan lubang) pada jalan karena proses pengerjaannya relatif lebih mudah dan pemadatannya juga dapat ditunda. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar aspal residu optimum (KARO), karakteristik CAED, dan untuk mengetahui pengaruh tundaan pemadatan 24 jam pada CAED. Penelitian ini menggunakan campuran emulsi bergradasi rapat tipe IV dengan variasi kadar aspal yang digunakan yait…
KINERJA CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN TANPA DAN DENGAN TUNDAAN PEMADATAN
KINERJA CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN TANPA DAN DENGAN TUNDAAN PEMADATAN
Oleh :
Amri Yan Sunanto
NIM. 1209200060111
Komisi Pembimbing :
1. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc.Eng
2. Dr. Ir. M. Isya, MT
ABSTRAK
Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) merupakan campuran aspal yang cocok digunakan untuk pemeliharaan rutin jalan. CAED memerlukan penguapan air untuk proses pelekatan aspal ke agregat sehingga campuran aspal ini dapat ditunda pemadatannya. Penundaan pemadatan pada CAED sejalan …
ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN (CAED) BERGRADASI RAPAT M…
Pada pertengahan tahun 1970-an lapis perkerasan di Indonesia sudah mulai menggunakan campuran aspal. Lapisan perkerasan aspal konstruksi jalan pada umumnya menggunakan aspal panas (hot mix) baik pada pekerjaan berskala kecil maupun besar. Namun dalam pekerjaan berskala kecil dirasa kurang efisien menggunakan hot mix karena hot mix tidak dapat diproduksi dalah jumlah kecil. Selain menggunakan hot mix, dapat pula menggunakan campuran aspal emulsi dingin (CAED). CAED menggunakan aspal emulsi seb…