Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



ANALISIS PERILAKU PELAT LANTAI KOMPOSIT FLOORDECK BETON RINGAN BUSA MUTU 35 M…

Cut Riska Irnanda

Salah satu elemen structural bangunan bertingkat adalah pelat lantai yang umumnya berupa pelat lantai konvensional. Dewasa ini, telah dikembangkan pelat lantai komposit dengan menggunakan dek baja (floordeck) sebagai pengganti tulangan positif yang juga dapat difungsikan sebagai pengganti bekisting. Floordeck dikombinasikan dengan beton ringan busa menjadi suatu alternative untuk mendapatkan massa bangunan yang lebih ringan, sehingga cocok diaplikasikan di wilayah rawan gempa. Tujuan peneliti…

ANALISIS PERILAKU PELAT KOMPOSIT FLOORDECK BETON RINGAN BUSA DENGAN KUAT TEKA…

Zahra Amalia

Pelat lantai merupakan salah satu elemen struktural yang sangat penting pada bangunan bertingkat. Umumnya pelat lantai yang digunakan adalah pelat lantai beton bertulang. Saat ini penggunaan dek baja (floordeck) telah berkembang dalam industri konstruksi. Penggunaan beton ringan busa dapat menjadi suatu alternatif lain untuk mengganti beton normal karena memiliki berat volume yang lebih ringan, sehingga baik digunakan pada daerah rawan gempa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peri…

PENGARUH CAMPURAN ABU AMPAS KAYU PADA TANAH DESA COT SEUNONG DENGAN PENGUJIAN…

Luthfi Priyatna

Tanah yang tersedia di alam sering tidak dapat langsung digunakan karena secara alamiah tanah memiliki sifat-sifat fisis dan mekanis tertentu yang terbatas. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang tanah untuk mengetahui sifat-sifatnya dengan teliti sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan konstruksi sehingga menjamin stabilitas suatu konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu ampas kayu yang digunakan sebagai bahan stabilisasi terhadap nilai CBR (C…

PENGARUH SUBSTITUSI STYROFOAM SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP PERMEABILITAS D…

Lathifah Husna

ABSTRAK Penggunaan bahan tambahan pada aspal yaitu styrofoam dapat meningkatkan kualitas campuran beton aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan styrofoam sebagai bahan substitusi aspal penetrasi 60/70 terhadap permeabilitas dan durabilitas campuran aspal porus. Material yang digunakan adalah aspal penetrasi 60/70, agregat batu pecah, filler dan styrofoam. Benda uji yang dibuat terdiri dari tiga kelompok yaitu: benda uji campuran aspal porus dengan aspal pene…

PENGARUH VARIASI JENIS DAN PERSENTASE BAHAN ADDITIVE DALAM CAMPURAN BETON TER…

Cut Ferika

ABSTRAK Peningkatan kekuatan beton merupakan salah satu dari kebutuhan teknologi beton yang utama. Sifat beton dipengaruhi oleh matrix semen, agregat dan zona transisi diantara keduanya. Penggunaan nilai FAS yang rendah dan penambahan bahan additive seperti silica fume telah menjadi hal yang lazim dilaksanakan untuk memodifikasi mikrostruktur dari semen dan meningkatkan kekuatannya. Efek dari penggunaan FAS yang rendah dan penambahan silica fume ke dalam campuran beton menyebabkan kesulitan …

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK TALKRNWRITE (TTW) PADA MATERI…

MUDITA SARI

ABSTRAK Kata Kunci: model cooperative learning, tipe think talk write, operasi hitung campuran Penelitian ini berjudul “Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Think Talk Write (TTW) pada Materi Operasi Hitung Campuran di Kelas IV SD Negeri 50 Banda Aceh”. Adapun masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa dapat mencapai ketuntasan melalui penerapan model TTW pada materi operasi hitung campuran dan bagaimana respon siswa terhadap penerapan Model TTW di kelas I…

TINJAUAN PENGGUNAAN AGREGAT BEKAS PADA CAMPURAN BETON ASPAL DENGAN BAHAN PENG…

masykurillah

ABSTRAK Kerusakanpadalapisanperkerasanjalantidakdapatdihindari, sehinggadiperlukanpemeliharaan.Pemeliharaanjalanbiasanyadilakukandenganmenambahlapisanbarudiataspermukaanjalan lama (overlay) yang dapatmenyebabkanelevasimukajalanterusbertambahdanketerbatasanpersediaanaspalkerassebagaibahanpengikat. Solusiuntukmengatasihaltersebutadalahdengancarapengerukan lapis permukaansebelumdilakukanpelapisanbaru. Untukmemanfaatkanhasilkerukan yang terbuangsetelahpengerukanlapisanpermukaan lama tersebutdila…

TINJAUAN PENGGUNAAN AGREGAT BEKAS PADA CAMPURAN BETON ASPAL DENGAN BAHAN PENG…

M Irfan Islami

ABSTRAK Kerusakan pada lapisan perkerasan jalan tidak dapat dihindari, sehingga diperlukan pemeliharaan. Pemeliharaan jalan biasanya dilakukan dengan menambah lapisan baru diatas permukaan jalan lama (overlay) yang dapat menyebabkan elevasi muka jalan terus bertambah dan keterbatasan persediaan aspal keras sebagai bahan pengikat. Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan cara pengerukan lapis permukaan sebelum dilakukan pelapisan baru. Untuk memanfaatkan hasil kerukan yang terbuang s…

PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN AIR DAN SEMEN PADA SUATU PERENCANAAN CAMPURAN (MI…

SAFRIAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan air dan semen terhadap kuat tarik lentur beton. Perencanaan campuran beton dihitung berdasarkan metode ACI 211.1-91. Pada penelitian ini digunakan Faktor Air Semen (FAS) 0,3;0,4; dan 0,5 dengan penggunaan ukuran agregat maksimum 25,4 mm. Kegiatan penelitian ini meliputi penelitian kuat tarik lentur beton dengan empat macam perlakuan penambahan air dan semen yaitu 0%, 10%, 20% dan 30% untuk masing-masing nilai FAS yang diuji ku…

STUDI PENGGUNAAN AGREGAT KASAR RIKIT GAIB DAN COT GIREK TERHADAP KEKUATAN CAM…

safli sanusi

Salah satu persyaratan agregat sebagai bahan susun lapis perkerasan campuran beton aspal adalah tidak bernilai abrasi lebih besar dari 40% (Anonim, 2010 : 6-34). Berdasarkan Laporan Mix Design Formula Laston Dinas Bina Marga Aceh 2011, nilai abrasi agregat dari quarry Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues mendekati batas maksimal yaitu 39,7%. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan campuran beton aspal Asphalt Concrete - Binder Course (AC-BC) melalui upaya mengurangi nilai abrasi agreg…




    SERVICES DESK