KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV PADA GARDU HUBUNG MERDUATI BANDA ACER DI TI…
Perhitungan aspek ekonomi sistem distribusi 20 kV ditentukan oleh indeks keandaJan pada jaringan sistem distribusi. Perhitungan indeks keandalan ini menggunakan metode Indeks Berorientasikan Pelanggan. Pada tugas akhir ini membahas tentang perhitungan aspek okonomi tingkat keandalan sistem distribusi untuk melihat kecilnya kerugian yang diaJami oleh PLN maupun pelanggan. Dimana nilai indeks keandalan tertinggi untuk nilai SAIFI terdapat pada feeder Blang Padang dengan nilai
3…
PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN (FAS) TERHADAP SIFAT-SIFAT MEKANIS BETON BU…
Beton busa (foamed concrete) merupakan salah satu jenis beton ringan yang bahan campurannya terdiri dari semen, air, dan busa (foam). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahul pengaruh variasi faktor air semen (FAS) terhadap
sifat-sifat mekanis beton busa mutu tinggi, seperti h]at tekan. kuat tarik belah, dan kuat tarik lentur beton busa. Beton busa mutu tinggi, (kuat tekan >37MPa) dapat digunakan sebagal pengganti beton nomal untuk elemen struktural tertentu.Parameter …
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK KAYU TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOAMED CON…
Penelitian ini bertujuan untuk melaporkan pengaruh penambahan serbuk kayu terhadap sifat mekanis beton busa (foamed concrete), yang meliputi pengujian kuat tekan yang dilakukan pada benda uj i kubus ukuran 10 cm x 10 cm x 10 cm sebanyak
27 benda uji, pengujian kuat tarik belah pada benda uji selinder berdiameter 15 cm dan ti.nggi 30 cm sebanyak 27 benda uji, dan pengujian kuat tarik lentur pada benda uji balok ukuran 40 cm x 10 cm x 10 cm sebanya.…
ANALISA KOORDINASI RELAY ARUS LEBIH (OVER CURRENT RELAY) DENGAN PENUTUP BALIK…
Perhitungan koordinasi relay atau pengaman pada jaringan distribusi tenaga listrik sangat diperlukan dalam meminimalkan pemadaman akibat arus gangguan yang terjadi pada jaringan, sehingga hanya pada jaringan yang terganggu saja yang dipadamkan, sedangkan untuk jaringan yang lain tetap dalam kondisi normal. Dengan menganalisa besar arus gangguan yang dapat terjadi dan perhitungan koordinasi relay pengaman (relay arus lebih dengan recloser) yang dipasang pada penyulang Krueng…
ANALISIS ALIRAN DAYA BEBAN TIDAK SEIMBANG JARINGAN DISTRIBUSI DENGAN MENGGUNA…
Pada proses penulisan penelitian ini, difokuskan pada analisis aliran daya dengan beban tidak seimbang menggunakan D-STATCOM pada jaringan distribusi. D- STATCOM disimulasikan dengan MATLAB dan dipasang secara paralel di bagian sisi sekunder transformator. D-STATCOM berfungsi meregulasi tegangan pada jaringan distribusi 20 kV dengan menyerap atau membangkitkan daya reaktif. Dari hasil simulasi ditunjukkan bahwa dengan adanya pemasangan D- STATCOM pada sistem, teganga…
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TEBU TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK LENTUR, DAN K…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat tebu terhadap sifat mekanis beton busa. Sifat mekanis yang diteliti meliputi pengujian kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat tarik lentur. Benda uji yang digunakan untuk kuat tekan adalah silinder berdiameter 10 cm; tinggi 20 cm sebanyak 27 buah, untuk pengujian kuat tarik belah silinder berdiameter 15 cm; tinggi 30 cm sebanyak 27 buah, dan untuk pengujian kuat tarik lentur balok beru…
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOA…
Penelitian ini melaporkan basil penelitian pengaruh penambahan serat alami terhadap sifat mekanis beton busa berupa kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat tarik lentur. Jenis serat alami yang diuji adalah serat sabut kelapa. Jumlah serat yang ditambahkan bervariasi, yaitu sebanyak 0,5 %; 1,0 %, dan 1,5 %. Panjang serat untuk sabut kelapa adalah 25 mm dengan diameter rata-rata serat adalah 0,2 mm. Serat sabut kelapa yang digunakan pada penelitian i…
PENGARUH PENAMBAHAN PASIR POZZOLAN ALAMI TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penam bahan pasir pozzolan alami sebagai pengisi terhadap sifat mekanis beton busa. Sifat mekanis yang diteliti adalah kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat tarik lentur. Benda uji yang digunakan untuk kuat tekan adalah silinder berdiameter 10 cm dan tinggi 20 cm sebanyak 33 benda uji, untuk kuat tarik belah silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 27 benda uji, dan untuk …