PENGARUH KONSENTRASI SUKROSA DAN PEKTIN TERHADAP MUTU JELI JAMBU BIJI (Psidi…
Buah jambu biji (Psidium guajava L.) termasuk ke dalam buah-buahan yang mudah rusak (perishable). Untuk menghindari kerusakan jambu biji dapat diolah atau diawetkan menjadi buah kalengan, manisan, selai dan jeli. Pemanfaatan buah jambu biji pada pembuatan jeli sangat mendukung karena jambu biji mengandung zat pembentuk gel (pektin 0,5%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan konsentrasi sukrosa dan pektin yang tepat terhadap mutu jeli jambu biji. Penelitian ini meng…
KARAKTERISTIK BIJIH BESI DI KAWASAN BABAHROT, ACEH BARAT DAYA
Bijih besi merupakan salah satu jenis mineral yang tersedia cukup banyak di wilayah Indonesia. Karena itu perlu dilakukan penelitian awal untuk mengetahui karakteristik bijih besi tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan identifikasi komposisi fasa menggunakan XRD, persentase kandungan mineral dengan XRF dan dipelajari pula sifat kemagnetan dengan Permagraph. Batuan bijih besi diambil di kawasan pesisir sungai lokasi tambang PT. Bumi Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya. Hasil identifikasi fa…
TINGKAT MORTALITAS LARVA NYAMUK CULEX TERHADAP EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI MERAH …
Kata Kunci : Larva Culex quinquefasciatus, daun
(Psidium guajava L.), pelarut etanol dan air.
jambu
biji
merah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat mortalitas larva nyamuk
Culex terhadap ekstrak daun P. guajava L. dengan pelarut etanol dan air. Disamping
itu dilakukan juga untuk mengetahui perbedaan efektivitas ekstrak etanol
P. guajava L. dan ekstrak air P. guajava L. serta mengetahui respon larva nyamuk
C. quinqufasciatus selama uji toksisitas. Metode yang digunakan ra…
PENENTUAN MASA VIABILITAS BIJI BERDASARKAN UMUR BUAH PADA EMPAT JENIS ANGGOTA…
Kata Kunci: Viabilitas Biji, Umur Buah, Anggota Cucurbitaceae.
Telah dilakukan penelitian yang berjudul “Penentuan Masa Viabilitas Biji Berdasarkan Umur Buah Pada Empat Jenis Anggota Cucurbitaceae” pada bulan Mei sampai dengan Juli 2014 di Laboratorium FKIP Biologi Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh potensi tumbuh, kecepatan tumbuh dan daya kecambah berdasarkan umur buah pada Mentimun (Cucumis sativus. L), Melon (Cucumis melo Var.), Semangka (…
PENGARUH LAMA PERENDAMAN DALAM AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH J…
Kata kunci : Jambu biji (Psidium guajava L.), air kelapa muda, perkecambahan, dan
lama perendaman
Telah dilaksanakan penelitian tentang “Pengaruh Lama Perendaman dalam Air Kelapa Muda terhadap Perkecambahan Benih Jambu Biji (Psidium guajava L.)” di Gampong Pinang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya pada tanggal 26 Oktober – 9 November 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dalam air kelapa muda terhadap perkecambahan benih jambu biji (…
ANALISIS POPULASI MIKROORGANIME SELAMA PROSES FERMENTASI BIJI KAKAO (THEOBROM…
Analisis Populasi Mikroorganime Selama Proses Fermentasi Biji Kakao (Theobroma cacao L) dan Pengaruhnya Terhadap Mutu Biji Kakao
Faizal Harits Mulya1, Murna Muzaifa2, Yusya Abubakar2
1Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah – Banda Aceh
2Staf Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unsyiah – Banda Aceh
ABSTRAK
Fermentasi selalu melibatkan mikroorganisme, demikian juga yang terjadi pada fermentasi biji kakao. Selama fermentasi tersebut, mikroorganisme akan berkembang secara sek…
PENGARUH KEMATANGAN DAN LAMA PEMERAMAN BUAH TERHADAP KUALITAS BIJI KAKAO FER…
EFFECT OF FRUIT MATURITY AND POST-HARVEST POD STORAGE COCOA on the FERMENTATION QUALITY OF COCOA BEAN
Auria Saputra 1, Yusya’ Abubakar 2, Ashabul Anhar 2
1Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah - Banda Aceh
2Staff Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unsyiah - Banda Aceh
ABSTRAK
Fermentasi merupakan proses yang sangat diperlukan untuk kakao. Tujuannya agar diperoleh biji kakao kering yang bermutu baik dan memiliki aroma serta cita rasa khas cokelat. Faktor yang mempengaruhi kebe…
Kajian Pembuatan Tepung Biji Alpukat (Persea gratissima Gaertn) dengan Varias…
Persentase biji alpukat mencapai 17-39% dari total bobot satu buah alpukat (Persea gratissima Gaertn). Berdasarkan produksi alpukat di Propinsi Aceh pada tahun 2011 sebesar 7.462 ton, maka potensi limbah biji alpukat mencapai 1.268,54 ton/tahun. Kandungan pati yang tinggi pada biji alpukat memungkinkan pemanfaatan limbah biji alpukat menjadi tepung. Namun dalam pengolahannya terjadi reaksi pencokelatan. Perendaman biji dalam larutan natrium metabisulfit (Na2S2O5) dapat dilakukan untuk mencega…