UJI KUAT TEKAN BATA BETON DENGAN CAMPURAN KERTAS DAN ABU SEKAM
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh kertas dan abu sekam terhadap kuat tekan bata beton sehingga menghasilkan bata yang memiliki nilai ekomonis dan kuat tekan struktural berdasarkan SNI 03-0348-1989 tentang Mutu dan Cara Uji Bata Beton. Penelitian dilakukan di Laboratorium Konstuksi dan Bahan Bangunan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Komposisi campuran bata kertas terdiri dari semen, bubuk kertas, abu sekam dan air. Benda uji yang digunakan sebanyak…
KARAKTERISTIK BETON ASPAL (AC-BC) MENGGUNAKAN MATERIAL BASALT DENGAN VARIASI …
ABSTRAK
Perkembangan penelitian tentang bahan konstruksi perkerasan jalan khususnya perkerasan lentur (flexible pavement) diarahkan pada usaha pemanfaatan material setempat dan disesuaikan dengan kondisi daerah di mana konstruksi perkerasan akan dilaksanakan, akan tetapi dengan adanya penambahan ruas jalan yang semakin lama semakin meningkat maka bertambah pula kebutuhan material untuk pembangunan jalan. Dari uraian permasalahan ini, maka perlu suatu kajian mengenai parameter Marshall beton …
KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL AC-BC PADA VARIASI SUHU PENCAMPURAN MENGGU…
ABSTRAK
Selama ini material untuk pengikat hotmix menggunakan aspal penetrasi sepenuhnya, sementara banyak bahan-bahan lain yang dapat digunakan sebagai bahan substitusi aspal sehingga dapat mengurangi penggunaan persentase aspal dalam suatu campuran. Beberapa material sisa/limbah yang terdapat di alam dan dapat digunakan dalam campuran beton aspal sebagai bahan substitusi salah satunya adalah plastik PVC. Pada penelitian ini dilakukan substitusi plastik PVC berupa serpihan sebesar 1,5% …
PENGARUH PERAWATAN AWAL TERHADAP KUAT TEKAN BETON(DENGAN MENGGUNAKAN FAS 0,4)
ABSTRAK
Beton merupakan salah satu bahan konstruksi bangunan, dalam hal ini beton sangat butuh dengan yang namanya perawatan beton. Perawatan beton ini dilakukan setelah beton mencapai final setting, artinya beton telah mengeras. Perawatan ini dilakukan, agar proses hidrasi selanjutnya tidak mengalami gangguan. Jika hal ini terjadi, beton akan mengalami keretakan karena kehilangan air yang begitu cepat. Perawatan dilakukan minimal selama 7 (tujuh) hari dan beton berkekuatan awal tinggi m…
KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL AC-BC PADA VARIASI SUHU PENCAMPURAN MENGGU…
ABSTRAK
Pemanfaatan bahan-bahan bekas yang terdapat di alam dapat digunakan dalam campuran aspal yang dapat meningkatkan kualitas campuran beton aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Marshall Aspal Beton Lapis Antara (AC-BC) menggunakan campuran aspal penetrasi 60/70 dengan tanpa zat aditif dan variasi persentase zat aditif plastik PVC 0,5% dan 1% pada suhu pencampuran aspal 145oC dan 160oC. Benda uji masing-masing dibuat 3 benda uji pada persentase kadar aspal 4…
ANALISIS PERILAKU PELAT LANTAI KOMPOSIT FLOORDECK BETON RINGAN BUSA MUTU 35 M…
Salah satu elemen structural bangunan bertingkat adalah pelat lantai yang umumnya berupa pelat lantai konvensional. Dewasa ini, telah dikembangkan pelat lantai komposit dengan menggunakan dek baja (floordeck) sebagai pengganti tulangan positif yang juga dapat difungsikan sebagai pengganti bekisting. Floordeck dikombinasikan dengan beton ringan busa menjadi suatu alternative untuk mendapatkan massa bangunan yang lebih ringan, sehingga cocok diaplikasikan di wilayah rawan gempa. Tujuan peneliti…
ANALISIS PERILAKU PELAT KOMPOSIT FLOORDECK BETON RINGAN BUSA DENGAN KUAT TEKA…
Pelat lantai merupakan salah satu elemen struktural yang sangat penting pada bangunan bertingkat. Umumnya pelat lantai yang digunakan adalah pelat lantai beton bertulang. Saat ini penggunaan dek baja (floordeck) telah berkembang dalam industri konstruksi. Penggunaan beton ringan busa dapat menjadi suatu alternatif lain untuk mengganti beton normal karena memiliki berat volume yang lebih ringan, sehingga baik digunakan pada daerah rawan gempa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peri…
ANALISIS PERILAKU PELAT LANTAI KOMPOSIT FLOORDECK ANTARA BETON NORMAL DAN BET…
Salah satu komponen struktural pada gedung berlantai banyak yaitu pelat lantai yang pada umumnya adalah pelat lantai konvensional. Penggunaan dek baja (floordeck) yang dikombinasikan dengan beton busa menjadi suatu alternatif untuk mendapatkan massa bangunan yang lebih ringan dan cocok diaplikasikan di wilayah rawan gempa, sehingga perlu dilakukan suatu penelitian untuk membandingkan perilaku pelat lantai komposit menggunakan beton ringan busa terhadap beton normal. Tujuan penelitian ini adal…
ANALISI PERILAKU GESER BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI YANG MENGGUNAKAN SER…
Beton mutu tinggi memiliki sifat lebih getas dibandingkan dengan beton biasa, sehingga diperlukannya penambahan serat pada beton mutu tinggi. Serat karet ban bekas dapat dijadikan alternatif sebagai serat pada beton mutu tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku geser pada balok beton mutu tinggi yang menggunakan serat karet ban bekas. Mix design beton yang digunakan memakai bahan tambah silica fume 8% dan superplasticizer 1,5 % dan dengan FAS 0,25. Ukuran serat ka…
EVALUASI PERILAKU STRUKTUR BANGUNAN BETON BERTULANG AKIBAT GEMPA DENGAN METOD…
ABSTRAK
Selama gempa terjadi bangunan mengalami pergerakan dalam arah vertikal dan horizontal. Beban gempa diartikan sebagai beban dinamis yang akan menimbulkan gaya berubah-ubah terhadap waktu. Perilaku struktur yang menerima beban gempa perlu diketahui dalam mengevaluasi kekuatan elemen struktural bangunan yang tahan terhadap gempa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keamanan perilaku gedung beton bertulang dalam merespon besarnya beban gempa bila ditinjau dari top dis…