PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK KAYU TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOAMED CON…
Penelitian ini bertujuan untuk melaporkan pengaruh penambahan serbuk kayu terhadap sifat mekanis beton busa (foamed concrete), yang meliputi pengujian kuat tekan yang dilakukan pada benda uj i kubus ukuran 10 cm x 10 cm x 10 cm sebanyak
27 benda uji, pengujian kuat tarik belah pada benda uji selinder berdiameter 15 cm dan ti.nggi 30 cm sebanyak 27 benda uji, dan pengujian kuat tarik lentur pada benda uji balok ukuran 40 cm x 10 cm x 10 cm sebanya.…
PENGARUH GRADASI AGREGAT BERDASARKAN VARIASI KOEFISIEN TALBOT TERHADAP STABIL…
Kestabilan yang terlalu tinggi dalam suatu konstruksi perkerasan dapat menyebabkan lapisan menjadi kaku dan berkurangnya sifat fleksibilitas. Hal ini terjadi akibat volume diantara agregat kurang sehingga kadar aspal rendah. Faktor gradasi agregat sangat berpengaruh dalam kestabilan konstruksi sehingga untuk mendapatkan gradasi yang baik digunakan suatu lengkung yang sesuai dengan formula Talbot. Pada penelitian ini
dilakukan penyel…
KAJIAN DURABILITAS CAMPURAN BETON ASPAL DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT ALAM DAN P…
Salah satu syarat dalam perencanaan suatu konstruksi jalan raya khususnya lalu lintas padat dan lalu lintas berat memiliki keawetan (nilai durabilitas) yang baik. Tugas akhir ini mempelajari tentang kajian durabilitas campuran beton aspal dengan menggunakan agregat alam dan pecah. Agregat alam adalah agregat yang terjadi karena alam diperoleh dari sungai yang belum mengalami proses pengolahan, sedangkan agregat pecah adalah agr…
PENENTUAN NILAI VOIDS IN MIX (VIM) DENGAN METODE PEMADATANI (PRD) PADA BETON …
Kepadatan campuron yang sempurna, kuat dan tahan lama sangat dipengaruhi oleh kualitas bahan, suhu dan energi pemadatan. Oleh karena itu, metode pemadatan yang mendekati kenyataan di lapangan adnlah Metode Percentage
Refusal Density (PRD) yaitu pernadatan pada setiap benda uji untuk dipadatkan pada kondisi akhir (dengan digetarkan), seperti "menolak' untuk menjadi lebih padat lagl, Penclitian ini dilakukan pada campuran beton aspal bergradasi senjang
dengan menggunakan agregat dari 2 (dua…
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TEBU TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK LENTUR, DAN K…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat tebu terhadap sifat mekanis beton busa. Sifat mekanis yang diteliti meliputi pengujian kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat tarik lentur. Benda uji yang digunakan untuk kuat tekan adalah silinder berdiameter 10 cm; tinggi 20 cm sebanyak 27 buah, untuk pengujian kuat tarik belah silinder berdiameter 15 cm; tinggi 30 cm sebanyak 27 buah, dan untuk pengujian kuat tarik lentur balok beru…
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOA…
Penelitian ini melaporkan basil penelitian pengaruh penambahan serat alami terhadap sifat mekanis beton busa berupa kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat tarik lentur. Jenis serat alami yang diuji adalah serat sabut kelapa. Jumlah serat yang ditambahkan bervariasi, yaitu sebanyak 0,5 %; 1,0 %, dan 1,5 %. Panjang serat untuk sabut kelapa adalah 25 mm dengan diameter rata-rata serat adalah 0,2 mm. Serat sabut kelapa yang digunakan pada penelitian i…
PENGARUH PENAMBAHAN PASIR POZZOLAN ALAMI TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penam bahan pasir pozzolan alami sebagai pengisi terhadap sifat mekanis beton busa. Sifat mekanis yang diteliti adalah kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat tarik lentur. Benda uji yang digunakan untuk kuat tekan adalah silinder berdiameter 10 cm dan tinggi 20 cm sebanyak 33 benda uji, untuk kuat tarik belah silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 27 benda uji, dan untuk …