PERHITUNGAN ULANG ALAT PENUKAR KALOR PADA UNIT PENCAIRAN GAS ALAM PT. ARUN NGL
System pencairan gas alam merupakan kemajuan teknologi dalam memperkecil volume gas yang disebut liquefaction dengan beberapa tahapan untuk memperkecil volume dengan perbandingan 630: 1. Artinya bila gas sejumlah 630 m3 maka setelah dicairkan menjadi 1 m3 cairan LNG, dengan demikian jumlah quantitas dalam pengangkutan dapat diperbesar, system pencairan ini tidak terlepas dari media pendinginan dan penyerapan unsur-unsur kotoran dari gas murni oleh karena …
KAJI KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS/MASSA DI SALURAN UDARA PEMANAS PADA PE…
Penggunaaan saluran udara pemanas di lemari pengasapan pada peralatan Pengasapan/ penyalean pisang sale diharuskan memiliki distribusi temperatur yang merata didalam lemari pengasapannya. Untuk itu, dilakukan analisa perpindahan panas pada saluran laluan aliran udara pemanas yang bersumber dari gas asap hasil pembakaran bahan bakar kayu untuk mengetahui distribusi temperatur di saluran dan didalam lemari pengasapannya Karakteristik perpindahan panas pada saluran udara pemanas ini dipengar…
ANALISA PRODUKTIVITAS PERALATAN ASPHALT MIXING PLANT (AMP) DAN DUMP TRUCK PAD…
Persoalan yang sering dihadapi kontraktor ketika hendak membangun suatu proyek adalah perencanaan biaya peralatan yang paling sesuai dengan realisasi di lapangan. Kontraktor harus mempetimbangkan biaya yang dipergunakan untuk peralatan per jam pemakaian, sedangkan disisi lain produktivitas peralatan mempengaruhi biaya pemckaian peralatan per jam. Untuk itu pemilihan terhadap peralatan yang tepat dengan memperhatikan usia guna perala…
STUDI KEKUATAN SAMBUNGAN BATANG TARIK PELAT BAJA DENGAN ALAT SAMBUNG BAUT
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan sambungan batang tarik pelat baja bertampang dua dengan aJat sambung baut secara eksperimentaJ dan teoritis. Struktur yang ditinjau adalah pelat baja yang disambung dengan pelat baja dengan ketebalan yang sama menggunakan baut. Pelat baja yang digunakan terdiri dari pe lat tebal 8 mm dan 10 mm yang disambung dengan baut berukuran
0'i,",0{" dan 0 '/ masing-masing berjumlah tiga buah baut untuk masingâ€â€¦
KAJI SUDUT ATAP PADA ALAT PENGERING BERTINGKAT BANYAK UNTUK MENCAPAI KESERAGA…
Proses pengawetan ikan biasanya dilakukan dengan pengeringan. Proses pengeringan dilakukan dengan dua cara yaitu pengeringan alamiah dan pengeringan dengan menggunakan peralatan. Pengeringan alamiah atau dengan cara penjemuran langsung dari panas matahari masih mempunyai kelemahan- kelemahan sehingga perlu kajian, pengembangan terhadap sistem dan teknologi pengeringan. Pada kajian ini penulis melakukan pengujian pada sudut atap atap 5 °, 10 , 15", 20" dan 25 " dengan …
KAJI EKSPERIMENTAL PENGERINGAN BIJI KAKAO
Proses pengeringan biji kakao secara tradisional adalah penjemuran dengan memanfaatkan energi panas matahari secara langsung, penjemurannya biasa dilakukan diatas alas plastik ataupun diatas lantai semen. Kelemahan pengeringan secara tradisional yaitu temperatur yang diterima oleh biji kakao tidak sama antara bagian atas dengan bagian bawah, biji kakao yang dikeringkan memerlukan pembalikan, disamping itu penjemuran ditempat terbuka dapat dengan mudah …