PENGARUH PENGGUNAAN CANGKANG TIRAM SEBAGAI BAHAN TAMBAH AGREGAT HALUS TERHADA…
ABSTRAK
Seiring dengan berkembangnya teknologi dewasa ini, sangat diperlukan beton
yang memiliki kekuatan tekan yang tinggi. Telah banyak metode yang
dikembangkan untuk meningkatkan kuat tekan beton. Salah satunya dengan
melakukan substitusi pada material agregat. Dalam penelitian ini, cangkang tiram
digunakan sebagai substitusi pada agregat halus, hal ini disebabkan karena serbuk
cangkang tiram mengandung senyawa kimia yang bersifat pozzolan yaitu
mengandung zat kapur (CaO),…
PENGARUH PERAWATAN AWAL TERHADAP KUAT TEKAN BETON YANG MENGGUNAKAN BAHAN TAMB…
ABSTRAK
Dalam suatu pekerjaan struktur beton perawatan sangat penting di perhatikan. Perawatan beton terutama dimaksudkan untuk menghindari panas hidrasi yang tidak diinginkan, yang terutama disebabkan oleh suhu, cara dan bahan serta alat yang digunakan untuk perawatan akan menentukan sifat dari beton keras yang di buat, terutama dari sisi kekuatannya. Waktu yang dibutuhkan untuk merawat beton pun harus terjadwal dengan baik. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perban…
PENGARUH PERAWATAN AWAL TERHADAP KUAT TEKAN BETON YANG MENGGUNAKAN BAHAN TAMB…
ABSTRAK
Beton sering digunakan sebagai struktur konstruksi bangunan karena sifat beton yang banyak menguntungkan, terutama karena kekuatan beton yang dapat diandalkan, serta konstruksi tersebut dapat dibuat sesuai dengan keinginan perencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perawatan awal terhadap kuat tekan beton yang menggunakan bahan tambahan Sikament-NN 1 % dengan menggunakan FAS 0,5. Penelitian eksperimental ini menggunakan benda uji berupa beton silinder berdiameter…
PENGARUH PERAWATAN AWAL TERHADAP KUAT TEKAN BETON YANG MENGGUNAKAN BAHAN TAMB…
ABSTRAK
Perawatan beton merupakan salah satu sifat beton yang sangat penting, karena selalu menunjukan gambaran kualitas dari beton yaitu kuat tekan berkaitan dengan struktur ikatan beton yang telah mengeras. Dengan melaksanakan perawatan beton yang lebih lama, akan didapat beton yang lebih kuat, lebih padat, lebih awet dan lebih tahan abrasi dibandingkan beton yang dibuat dengan perawatan awal. Pada penelitian ini perawatan yang digunakan yaitu pada lama perawatan 3 hari, 7 hari, 14 har…
PENGGUNAAN AGREGAT KASAR YANG BERBEDA NILAI ABRASI DENGAN PERSENTASE CAMPURAN…
ABSTRAK
Keausan agregat dalam campuran aspal beton mutlak diperlukan, agar mampu menahan beban akibat gesekan kendaraan selama umur rencana jalan. Salah satu persyaratan agregat yang digunakan harus bernilai abrasi lebih kecil dari 40%. Tujuan dilakukan penelitian terhadap pencampuran agregat kasar berbeda abrasi dengan quarry berbeda ini adalah untuk meningkatkan kekuatan material perkerasan jalan melalui upaya mengurangi nilai abrasi agregat kasar yang masih memenuhi persyaratan spesifik…
PENGARUH TUNDAAN PEMADATAN 24 JAM TERHADAP KINERJA CAMPURAN ASPAL EMULSI DING…
Campuran aspal emulsi dingin (CAED) cocok digunakan untuk pemeliharaan rutin seperti pekerjaan patching (penambalan lubang) pada jalan karena proses pengerjaannya relatif lebih mudah dan pemadatannya juga dapat ditunda. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar aspal residu optimum (KARO), karakteristik CAED, dan untuk mengetahui pengaruh tundaan pemadatan 24 jam pada CAED. Penelitian ini menggunakan campuran emulsi bergradasi rapat tipe IV dengan variasi kadar aspal yang digunakan yait…
KINERJA CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN TANPA DAN DENGAN TUNDAAN PEMADATAN
KINERJA CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN TANPA DAN DENGAN TUNDAAN PEMADATAN
Oleh :
Amri Yan Sunanto
NIM. 1209200060111
Komisi Pembimbing :
1. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc.Eng
2. Dr. Ir. M. Isya, MT
ABSTRAK
Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) merupakan campuran aspal yang cocok digunakan untuk pemeliharaan rutin jalan. CAED memerlukan penguapan air untuk proses pelekatan aspal ke agregat sehingga campuran aspal ini dapat ditunda pemadatannya. Penundaan pemadatan pada CAED sejalan …
ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN (CAED) BERGRADASI RAPAT M…
Pada pertengahan tahun 1970-an lapis perkerasan di Indonesia sudah mulai menggunakan campuran aspal. Lapisan perkerasan aspal konstruksi jalan pada umumnya menggunakan aspal panas (hot mix) baik pada pekerjaan berskala kecil maupun besar. Namun dalam pekerjaan berskala kecil dirasa kurang efisien menggunakan hot mix karena hot mix tidak dapat diproduksi dalah jumlah kecil. Selain menggunakan hot mix, dapat pula menggunakan campuran aspal emulsi dingin (CAED). CAED menggunakan aspal emulsi seb…
KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN MENGGUNAKAN AGREGAT GRADASI RAPAT …
Penggunaan campuran aspal panas (hot mix) dalam jumlah sedikit dianggap kurang efisien karena memerlukan suhu tertentu untuk penghamparan dan pemadatannya, oleh karena itu untuk pekerjaan pemeliharaan seperti patching dapat menggunakan alternatif lain yaitu campuran aspal emulsi dingin (CAED) yang tanpa suhu tertentu dan pemadatan yang dapat ditunda. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan nilai kadar aspal residu optimum (KARO), mengetahui karakteristik CAED menggunakan agregat bergadasi…
ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN (CAED) BERGRADASI RAPAT D…
ABSTRAK
Kekuatan suatu jalan sangat dipengaruhi oleh kualitas konstruksi perkerasan jalan yang dilaksanakan. Salah satu material pada perkerasan jalan adalah aspal. Campuran aspal yang biasa digunakan adalah campuran aspal panas (hotmix) yang memerlukan pengontrolan suhu karena memiliki sifat viskositas/kekentalan yang sangat dipengaruhi oleh temperatur. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis tentang aspal emulsi dan campuran aspal emulsi dingin (CAED) karena tidak terpengaruh oleh…