Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PENINGKATAN SIFAT ANTIFOULING PADA MEMBRAN POLYETHERSULFONE (PES) MENGGUNAKAN…

Siti Khairani

Permintaan akan air bersih yang terus meningkat mendorong pengembangan teknologi membran untuk pemurnian air. Penelitian ini menyelidiki modifikasi membran Polyethersulfone (PES) menggunakan Polyvinyl Alcohol (PVA) dan selulosa dari daun Pandanus tectorius (pandan laut) untuk meningkatkan kinerja membran dalam aplikasi filtrasi air. Fokus utama penelitian ini adalah memanfaatkan peningkatan hidrofilisitas yang diberikan oleh kedua aditif tersebut untuk meningkatkan sifat dan kinerja membran, …

SINTESIS DAN KARAKTERISASI MEMBRAN THIN FILM NANOCOMPOSITE (TFN) MENGGUNAKAN …

Geubrina Rizqa Maulida

Pencemaran air akibat limbah industri tekstil yang mengandung zat warna seperti methylene blue (MB) merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang serius. Teknologi membran menjadi solusi potensial dalam pengolahan air, terutama melalui pengembangan membran thin film nanocomposite (TFN) yang dapat meningkatkan efisiensi pemisahan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengevaluasi kinerja membran TFN berbasis nanokristal selulosa (NCC) dari limbah daun nanas. Membran ultrafiltrasi…

PENGARUH PEMANASAN BERULANG PADA CAMPURAN AC-WC MENGGUNAKAN RETONA BLEND 55 D…

Reza Fahlevi

Suhu pemadatan campuran beraspal untuk lapisan AC-WC menggunakan Retona Blend 55 adadah 150 oC, Dalam kenyataan di laparkan jarak antara AMP (Asphalt Miring Plano) dengan lokasi penghamparan campuran aspal cukup jauh, sehingga dapat menyebabkan penurunan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah campuran aspal dengan aditif lateks yang telah mengalami penurunan suhu dapat dipanaskan ulang dan kemudian dipergunakan kembali. Pada penelitian ini diba…

KAJIAN PENGARUH SUHU PENCAMPURAN DAN PEMADATAN DENGAN BAHAN ADITIF LATEKS TE…

Muzwardi Syah Putra

Aspal merupakan material perekat yang bersifat termoplastis, yang pada temperatur ruang berbentuk padat sampai agak padat dan akan mencair jika dipanaskan. Sifat ini dinamakan kepekaan terhadap perubahan temperatur. Bersama dengan agregal, aspal merupakan material pembentuk campuran perkerasan jalan. Dalam proses pencampuran dan pemadatan aspal dan agregat perlu adanya perencanaan suhu pencampuran dan pemadatan. Bina Marga menetapkan suhu pencampuran pa…

PENGARUH PEMANASAN BERULANG PADA CAMPURAN BETON ASPAL MENGGUNAKAN RETONA BLE…

Yusri Zikigusfijar

Suhu pemanasan campuran aspal di AMP adalah sekitar 160°C. Suhu penghamparan dan pemadatan sekitar 110C dan pemadatan sudah harus selesai sebelum suhu campuran berada di bawah 80C. Akibat jarak AMP dengan lokasi proyek jauh, seringkali persyaratan suhu tersebut tidak dapat dipenuhi hingga campuran panas tidak dapat digunakan lagi dan campuran beton aspal tersebut harus dibuang akibat campuran beton aspal sudah tidak bisa dipadatkan lagi. Hal tersebut m…

PENGARUH ASPAL YANG DIPANASKAN BERULANG TERHADAP NILAI DURABILITAS DENGAN PEN…

Nazrin

Aspal merupakan material perekat yang bersifat termoplastis, akan menjadi lebih lembek bila dipanaskan dan menjadi keras saat didinginkan. Sifat ini dinamakan kepekaan terhadap perubahan temperatur. Material aspal yang menjadi objek penelitian ini merupakan aspal tanpa aditif dan aspal ditambah ban bekas yang dipanaskan ulang 0, I1 2 dan 3 kali. Material agregat yang digunakan merupakan agregat bergradasi rapat tipe IV. Tu…

MODIFIKASI MEMBRAN POLIVINILIDENA FLUORIDA DENGAN PENAMBAHAN ADITIF POLYETHYL…

Azizia Harmes

Fouling adalah masalah utama yang terjadi pada aplikasi membran hidrofobik seperti polivinilidena fluorida (PVDF). Berbagai strategi telah diterapkan untuk mencegah pengotoran, termasuk modifikasi permukaan membran dengan menggabungkan polimer dan aditif hidrofilik. Dalam penelitian ini, penggunaan gabungan dua aditif organik, polietilen glikol (PEG) dari kelompok sintesis (non-bio) dan jernang dari kelompok bioresin, telah diselidiki. Masalah lain yang timbul dengan penggunaan aditif organik…

PENGARUH TEMPERATUR PEMBAKARAN TERHADAP KUAT TEKAN PADA REFRAKTORI KAOLIN-SIL…

Yusrizal

Kaolin dan silika merupakan salah satu sumber mineral yang dapat diproses sebagai bahan utama pembuatan refraktori. Dalam penelitian ini dipelajari pengaruh temperatur pembakaran terhadap nilai kuat tekan. Komposisi material refraktori yang digunakan adalah 55% kaolin, 1"% tanah liar, 30% silika dan 0,5% CMC (Sodium Carboxylate Methyl Cellulose). Ukuran partikel kaolin dan silika yang digunakan adalah 0,200 mm, untuk tanah liat 0,071 mm dan fraksi berat partikel kasar 85% …

PENGARUH PENGGUNAAN SUBSTITUSI ADITIF, AGREGAT HALUS, AGREGAT KASAR DAN FILLE…

Nurkhalis

Beton mutu tinggi adalah beton yang memiliki kuat tekan lebih besar dari 41,4 MPa (SNI 03-6468-2000). Disamping mempunyai kelebihan, penggunaan beton mutu tinggi mempunyai hambatan yaitu biaya produksinya yang mahal. Oleh sebab itu maka digunakan alternatif penambahan material berupa limbah pabrik yang ekonomis dan juga ramah lingkungan seperti fly ash batu bara, cangkang sawit dan pasir pozzolan. Penambahan material tersebut diharapkan dapat menghasilkan beton mutu tinggi yang ekonomis serta…

STUDI KUAT TARIK BELAH BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN SUBSTITUSI ADITIF SEBAGA…

Anggi Warmi

Campuran pada beton mutu tinggi harus menggunakan material pembentuk beton dengan kualitas yang tinggi dan hanya menggunakan sedikit air. Oleh karena itu dalam pembuatan beton mutu tinggi biasanya digunakan additive dan admixture. Penelitian ini adalah lanjutan dari penelitian sebelumnya, dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tarik belah beton benda uji silinder berukuran 15 cm x 30 cm yang diekpose pada lingkungan air tawar, air asin dan di dalam tanah. Adapun tinjauan masala…




    SERVICES DESK