PENGARUH PEMANASAN BERULANG PADA CAMPURAN AC-WC MENGGUNAKAN RETONA BLEND 55 D…
Suhu pemadatan campuran beraspal untuk lapisan AC-WC menggunakan Retona Blend 55 adadah 150 oC, Dalam kenyataan di laparkan jarak antara AMP (Asphalt Miring Plano) dengan lokasi penghamparan campuran aspal cukup jauh, sehingga dapat menyebabkan penurunan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah campuran aspal dengan aditif lateks yang telah mengalami penurunan suhu dapat dipanaskan ulang dan kemudian dipergunakan
kembali. Pada penelitian ini diba…
KAJIAN PENGARUH SUHU PENCAMPURAN DAN PEMADATAN DENGAN BAHAN ADITIF LATEKS TE…
Aspal merupakan material perekat yang bersifat termoplastis, yang pada temperatur ruang berbentuk padat sampai agak padat dan akan mencair jika dipanaskan. Sifat ini dinamakan kepekaan terhadap perubahan temperatur. Bersama dengan agregal, aspal merupakan material pembentuk campuran perkerasan jalan. Dalam proses pencampuran dan pemadatan aspal dan agregat perlu adanya perencanaan suhu pencampuran dan pemadatan. Bina Marga menetapkan suhu pencampuran pa…
PENGARUH PEMANASAN BERULANG PADA CAMPURAN BETON ASPAL MENGGUNAKAN RETONA BLE…
Suhu pemanasan campuran aspal di AMP adalah sekitar 160°C. Suhu penghamparan dan pemadatan sekitar 110C dan pemadatan sudah harus selesai sebelum suhu campuran berada di bawah 80C. Akibat jarak AMP dengan lokasi proyek jauh, seringkali persyaratan suhu tersebut tidak dapat dipenuhi hingga campuran panas tidak dapat digunakan lagi dan campuran beton aspal tersebut harus dibuang akibat campuran beton aspal sudah tidak bisa dipadatkan lagi. Hal tersebut m…
PENGARUH ASPAL YANG DIPANASKAN BERULANG TERHADAP NILAI DURABILITAS DENGAN PEN…
Aspal merupakan material perekat yang bersifat termoplastis, akan menjadi lebih lembek bila dipanaskan dan menjadi keras saat didinginkan. Sifat ini dinamakan kepekaan terhadap perubahan temperatur. Material aspal yang menjadi objek penelitian ini merupakan aspal tanpa aditif dan aspal ditambah ban bekas yang dipanaskan ulang 0, I1 2 dan 3 kali. Material agregat yang digunakan merupakan agregat bergradasi rapat tipe IV. Tu…
PENGARUH TEMPERATUR PEMBAKARAN TERHADAP KUAT TEKAN PADA REFRAKTORI KAOLIN-SIL…
Kaolin dan silika merupakan salah satu sumber mineral yang dapat diproses sebagai bahan utama pembuatan refraktori. Dalam penelitian ini dipelajari pengaruh temperatur pembakaran terhadap nilai kuat tekan. Komposisi material refraktori yang digunakan adalah 55% kaolin, 1"% tanah liar, 30% silika dan 0,5% CMC (Sodium Carboxylate Methyl Cellulose). Ukuran partikel kaolin dan silika yang digunakan adalah 0,200 mm, untuk tanah liat 0,071 mm dan fraksi berat partikel kasar 85% …