<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99984">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI SULFUR NANOPARTIKEL TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ismalita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Magister Kimia</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aplikasi sulfur nanopartikel terhadap pertumbuhan tanaman Pogostemon cablin Bent telah dilakukan secara efektif. Hasil sintesis sulfur nanopartikel dengan adanya (GSNPs) dan yang tidak ada (SNPs) ekstrak bawang putih dikarakterisasi dengan FT-IR, XRD, SEM-EDX, dan Nanozetasizer. Hasil karakterisasi FT-IR nanopartikel sulfur hasil sintesis dengan adanya ekstrak bawang putih (GSNPs) memperlihatkan adanya puncak yang berbeda yaitu serapan  gugus C=O pada bilangan gelombang 1450 cm-1 dan gugus C-H  pada bilangan gelombang 2960.73-2929.87 cm-1.. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa GSNPs dan SNPs memiliki bentuk kristal dengan ukuran rata-rata masing-masing 45.0 dan 48.0 nm. Analisis SEM-EDX menunjukkan bahwa GSNPs dan SNPs memiliki persentase massa atom sulfur masing-masing sebesar 28.1% dan 44.4%. Sementara itu, analisis Nanozetasizer menunjukkan bahwa GSNPs dan SNPs memiliki nilai potensial zeta masing-masing pada -10.4 dan -10.3 mV. Pengaruh nanopartikel sulfur terhadap pertumbuhan tanaman Pogostemon cablin Benth dilakukan dengan aplikasi semprot daun pada konsentrasi 150; 300; dan 600ppm. Hasil analisis data menujukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara kontrol dengan nilam yang diberi perlakuan SNPs dan GSNPs tehadap beberapa parameter pertumbuhan tanaman nilam seperti tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan berat akar basah, respon pertumbuhan terbaik didapatkan pada perlakuaan GSNPs. Karakterisasi komposisi kimia nilam pasca panen menggunakan GC menunjukkan persentase kandungan patchouli alcohol (C15H26O) terhadap tanaman nilam hasil perlakuan (kontrol, IAA, GSNPs dan SNPs) berturut-turut adalah sebesar 31.98%, 30.69%, 35.14%, dan 35.10 % .&#13;
&#13;
Kata kunci: sulfur nanopartikel, Pogostemon cablin Benth, parameter pertumbuhan tanaman.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99984</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-20 12:40:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-20 14:31:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>