<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99974">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS	RESPONS CEPAT RAMBAT GELOMBANG ELASTIK PADA  BATUAN  TERSATURASI  OLI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Erliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah   dilakukan   penelitian   tentang&quot;Analisis  Respons  Cepat Rambat  Gelombang Elastik   Pada   Batuan   pada   Batuan    tersaturasi   Oli&quot;.   Pacla   penelitian     ini menggunakan   berbagai  tingkatan  ukuran butiran  batu pasir yaitu mulai  dari 8, 12, 14, dan 25 Mesh. Saturasi   oli yang dilakukan  pada batuan  10-100% dilakukan  selama  10 hari untuk tiap  sampel  dan tiap  12 jam  perhari  untuk  tiap tingkatan  ukuran  butiran,  . pengujian  ini dilakukan  berulang-ulang   mulai  dari  10-100%  tingkatan  ukuran  butiran dan  tiap  tingkatan   saturasi.   Pada  teori  persamaan   Gassmann, menerangkan   bahwa perambatan    gelombang    Elastik    Sekunder    tidak   bisa    melewati    keadaan    yang berfluida,  tetapi pada kenyataannya   bahwa  dipenelitian  gelombang  sekunder  tersebut bisa  melewati   keadaan   yang  berfluida,   tetapi     akan   lebih  keeil   dari  perambatan gelombang   primer.  Terjadinya   perbedaan   antara  pembahasan   Teori  dan  Eksperunen disebabkan  karena  pada saat saturasi  Oli sampel  mengalami  pengisian  gas.&#13;
&#13;
Kata kunci  :  Batuan,  Saturasi  Oli, Gelombang  P, Gelombang  S, Respons  cepat  rambat gelombang.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STONE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WAVES</topic>
 </subject>
 <classification>553.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99974</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-18 12:29:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-18 16:05:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>