KAJIAN KERENTANAN AIR TANAH BEBAS DI KOTA BANDA ACEH DAN SEBAGIAN KABUPATEN ACEH BESAR MENGGUNAKAN METODE DRASTIC | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN KERENTANAN AIR TANAH BEBAS DI KOTA BANDA ACEH DAN SEBAGIAN KABUPATEN ACEH BESAR MENGGUNAKAN METODE DRASTIC


Pengarang

Neni Usmaini - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0708102010008

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

551.49

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sebaran tingkat kerentanan Air tanah bebas, di Kota Banda Aceh dan sebagian Kabupaten Aceh Besar berdasarkan parameter DRASTIC dan melihat faktor mana yang paling berpengaruh terhadap kerentanan Air tanah bebas dari parameter DRASTIC tersebut. Fungsi utama DRASTIC adalah memberikan infonnasi dasar untuk perencanaan dan pengawasan Air tanah agar dapat dilindungi dari pencemaran yang bersurnber dari aktivitas manusia. Tujuh parameter hidrogeologi yang dianggap paling berpengaruh terhadap potensi pencemaran Air tanah diinterpretasikan melalui pemberian skor dan klasifikasi untuk memperoleh indeks, ranking atau kelas kerentanan. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan software Arcgis 9.2. Selanjutnya semua parameter DRASTIC tersebut dipetakan, dan kerentanan Air tanah bebas ditentukan dari hasil overlay semua parameter DRASTIC. Hasil yang diperoleh yaitu kerentanan rendah (92-
109), persebaran daerahnya meliputi Kuta Baro, lngin Jaya, Montasik, Kuta Malaka, dan lndrapuri. Kerentanan sedang (I 10-127), persebaran daerabnya meliputi Samahani, Montasik, Kuta Baro, Indrapuri, Kuta Malaka, Suka Makmur, Darul Kamal, Darul Imarah, login Jaya, Blang Bintang, Peukan Bada, Krueng Barona Jaya, Lueng Bata, Baiturrahman, Syiah Kuala, Kuta Raja, Darussalam, BaitussaJam. Kerentanan tinggi (128-145), persebaran daerahnya meliputi Mesjid Raya, Darul Imarah, Baitussalam. Sedangkan kerentanan sangat tinggi (146-163) yaitu Meuraxa, Banda Raya, Peukan Bada, Syiah Kuala, Baitussalam dan Faktor (parameter DRASTIC) yang paling berpengaruh terhadap kerentanan Air tanah bebas adalah kedalaman muka Air tanah, media penyusunnya, lereng, dan konduktivitas hidrolik.

Kata Kunci : Kerentanan, air tanah bebas, pencemaran, metode DRASTIC.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK