Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
APLIKASI METODE PENGINDERAAN JAUH DENGAN CITRA SATELIT LANDSAT ETM+ UNTUK PEMETAAN BATIMETRI PERAIRAN SABANG
Pengarang
Suraiya Nazlia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0508105010024
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2010
Bahasa
Indonesia
No Classification
551.49
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian mengenai "Aplikasi Metode Penginderaan Jauh Dengan Citra Satelit Landsat ETM+ Untuk Pemetaan Batimetri Perairan Sabang" telah dilakukan dari Maret 2009 sampai dengan Desember 2009. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah citra satelit Landsat ETM+ yang direkam pada tanggal 8 Mei 2000 dengan Path/Row = 131/056 dan terdiri dari 5 band. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisa DOP (Depth of Penetration). Penentuan keda1aman dengan model DOP adalah menggunakan kemampuan penetrasi setiap band dalam menembus kolom air pada tingkat yang berbeda-beda sehingga membentuk zona kedalaman antar 2 band. Jupp (1988) menurunkan model zona DOP ini untuk melakukan pengukuran kedalaman perairan secara sederhana dengan menggunakan kemampuan band visible (sinar tampak) dan inframerah dekat dari Landsat. Dan batas maksimum antar 2 band dapat membentuk kontur kedalaman dalam proses interpolasi . Hasil analisa diperoleh 4 zona kedalaman menggunakan software Er Mapper 6.4 dan kontur kedalaman baru basil interpolasi zona, yang kemudian dituangkan kedalam sebuah peta batimetri dengan menggunakan software ArcGIS
9.2. Zona DOP 1 (band 1) berkisar 8,3 m - 19,9 m, zona DOP 2 (band 2) berkisar 4,1 , m - 8,3 m, zona DOP 3 (band 3) berkisar 1,4 m - 4,1 m dan zona DOP 4 (band 4) berlcisar 0 m - 1,4 m. Area yang menjadi konsentrasi pemetaan batimetri adalah perairan Sabang. Dengan menggunakan software AreG IS 9.2, dilalrukan perbandingan antara nilai kedalaman hasil ekstraksl citra satelit dan data kedalaman Fishfinder, melalui 15 titik sampel lokasi kedalaman secara acak diperoleh perbedaan dengan rata-rata 15%.
Kata kunci : Landsat ETM+, Model zona nop, Data batimetri.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS SEBARAN TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) MENGGUNAKAN DATA CITRA LANDSAT 8 OLI/TIRS DAN DATA INSITU DI PERAIRAN LHOKSEUDU, ACEH BESAR (M. RIDHA IHSAN, 2024)
IDENTIFIKASI SEBARAN TERUMBU KARANG DENGAN METODE LYZENGA PADA CITRA SATELIT LANDSAT TM DI PERAIRAN BANDA ACEH DAN ACEH BESAR (Cut Anna Vikria, 2022)
ANALISIS KORELASI CITRA SATELIT SENTINEL-2 DENGAN DATA HIDROAKUSTIK UNTUK PENENTUAN BATIMETRI DI PERAIRAN LAUT ALUE NAGA (FEBRI MAULANA, 2025)
PERBANDINGAN KINERJA BEBERAPA METODE FUSIRNCITRA SATELIT REMOTE SENSINGRN(IHS, WAVELET,DAN IHS-WAVELET) (Riska Mustika, 2023)
INTERPRETASI CITRA PENGINDERAAN JAUH (REMOTE SENSING) SEA WIFS UNTUK APLIKASI PEMETAAN DAERAH POTENSI TANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN ACEH (Fardhi Adria, 2024)