<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99961">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  PASANG SURUT TERHADAP  SALINITAS PADA LAGUNA ULEE LHEUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adhitya Iskandar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu parameter   kualitas air adalah  derajat  salinitas.  Salinitas  yang  tinggi  dapat mengganggu      keseimbangan      kehidupan     ekosistem      pesisir     termasuk      laguna. Lingkungan   laguna  dipengaruhi   berbagai   faktor  dan  darat  seperti  inflow  air  tawar dan   air  laut  yang   masuk   melalui   pasang   surut.   Penelitian   ini   bertujuan   untuk mengetahui  pengaruh  pasang  surut terhadap  derajat  salinitas  dengan  lokasi  penelitian berada di dua titik di Laguna  Wee  Lheue,  Kecamatan  Meuraxa,  Banda  Aceh.  Kedua titik   A  dan  B  masing-masing    berjarak   335   m  dan  1075  m  dari   inlet.   Metode penelitian   yang   dilakukan   adalah   pengukuran    langsung   parameter    yang   menjadi objek pengamatan.   Pengukuran  dilakukan  dengan  dua buah alat, Salinity  Meter untuk mengukur   derajat  salinitas  dengan  satuan  permit  dan Water Level  Recorder  dengan satuan  meter.  Pencatatan  data  masing-masing   lokasi  dilakukan  pada  waktu  dan  lama pengukuran   yang  berbeda.  Setelah  pengukuran   selesai  dilakukan,   data  mentah  yang diperoleh   dart  kedua  lokasi  akan melalui   proses  pengolaban   dengan  metode   DFT (Discrete  Fourier   Transform)   danjiltering    dengan  metode  Low Pass  Filler  (LPF). Metode  LPF digunakan  untuk  memisahkan   data berfrekuensi  tinggi  dari data  mentah sehingga  dapat  diperoleh  data  berfrekuensi   rendah  yang  bebas  dari noise  (gangguan data).  Hasil  penelitian   ini  menunjukkan   bahwa  pasang  surut  berpengaruh   terhadap fluktuasi   salinitas   laguna   terbukti   dari  waktu   pengaruh   antara   pasang   surut   dan salinitas   laguna   yang  saling   berdekatan.   Waktu   pengaruh   pasang   surut   terbadap salinitas  laguna  di titik A (39 menit)  terjadi  lebih cepat  daripada  di titik  B (2 jam  10 menit),  dan dapat  dikonfirmasi  dengan  adanya  selisih  puncak  komponen  pasang  surut M2  pada  nilai  Cp,  Salinitas  rerata  yang  terukur   di  titik  A  (31,68%)   dan titik  B (31,56%)   telah   menyerupai    salinitas   Laut (&gt; 17%). Untuk  meningkatkan    kualitas perairan  Laguna Ulee Lheue dapat  dengan  memperbanyak   vegetasi  mangrove.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  :  salinitas,  pasang  surut,  laguna, DFT, LPF,jiltering.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TIDES</topic>
 </subject>
 <classification>551.470 8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99961</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-05-17 14:08:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-18 09:51:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>