Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PREDIKSI PERUBAHAN GARIS PANTAI DI ULEE LHEUE DAN LEUPUNG DENGAN MENGGUAKAN METODE SATU GARIS BERDASARKAN DATA GELOMBANG
Pengarang
Marhaway - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0408105010016
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahua., 2009
Bahasa
Indonesia
No Classification
551.547
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian mengenai prediksi perubahan garis pantai di Ulee Lheue dan Leupung dengan menggunakan metode satu garis bertujuan untuk memprediksi perubahan garis pantai yang disebabkan oleh parameter gelombang berdasarkan data angin BMG tahun 2005-2007 yang menghasilkan gelombang pecah rata-rata yang digunakan untuk: memprediksi perubahan garis pantai. Domain pantai Ulee Lheue terletak pada 5° 30' 20" LU - 5° 34' 20" LU and 95° 17' 0" BT - 95°, 17', 60" BT dengan jumJah grid sepanjang Barat - Timur digitasi menjadi 94 grid dengat lebar grid adalah 20 M dan domain pantai Leupung terletak pada 5° 22' 0" LU - 5° 25' 0" LU dan 95° 14' 0" BT - 95° 16' 0" BT dengan jumlah grid sepanjang selatan-utara digitasi menjadi 56 grid dengan lebar grid adaJah 100 M. Dari hasil penelitian ini diperoleh perubahan garis pantai pada bagian barat pantai Ulee Lheue terjadi penimbunan sebesar ± 100 - 200 meter (data tahun 2005-2007) dan pada bagian Timur Ulee Lheue terjadi erosi sejauh ± t 00-400 meter. Sedangkan keserasian hasil simulasi dengan hasil observasi tahun 2007 terjadi pada grid ke-19 sampai grid ke-22 dan grid ke 38 sampai grid ke 47 dengan tingkat kesalahan maksimum ~ 5% dan tingkat kesaJahan rata-rata keseluruhannya sebesar 10,4%. Keserasian hasil simulasi dengan hasil observasi pada perubahan garis pantai Leupung tabun 2006 terjadi pada grid ke- 45 sampai grid ke 50 dengan tingkat kesalahan maksimum ~ 5% dan tingkat kesalahan rata-rata keseluruhannya sebesar 4,8%. Erosi atau pemunduran garis pantai Leupung terjadi pada grid ke-44 sampai grid ke-55 sejauh ± 100 meter dan sedikit penimbunan pada grid ke-39 dan grid ke-44 yaitu sebesar ± 150 meter. Prediksi perubahan garis pantai Leupung bagian paling selatan dan utara terjadi erosi sebesar ± 40 - ± 180 meter (tahun 2004-2007), sebesar ± 70 - 250 meter (tahun 2004-2009), sebesar ± 190 - ±290 meter (tab un 2004-2014), sebesar ± 40 - ± 180 meter (tahun 2004-2015). Pada bagian tengah terjadi penimbunan sekitar ± 20 meter (tahun 2004-2007), sebesar ± I~ 10 meter (tahun 2004-2009), sebesar ± 100 meter (tahun 2004-2014), sebesar ±600 meter (tahun 2004-2015). Perubahan garis pantai Leupung semakin meningkat pada setiap tahunnya, seperti penyempitan atau erosi serta penimbunan. Untuk visualisasi hasil simulasi garis pantai menunjukkan bahwa jarak perubahan garis pantai yang hilang sangat bervariasi untuk waktu dan tempat yang berbeda sesuai dengan gelombang yang dibangkitkan.
Kata Kunci : Garis Pantai, Angin, Gelombang, Ulee Lheue, Leupung.
Tidak Tersedia Deskripsi
SIMULASI PENJALARAN GELOMBANG DI PERAIRAN PANTAI ULEE LHEUE BANDA ACEH (Aykal Haddrevi, 2022)
ANALISA PERUBAHAN GARIS PANTAI PASCA TSUNAMI DI WILAYAH BANDA ACEH DAN ACEH BESAR (nisful ahyar, 2015)
STUDI PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN MODEL NUMERIK DELFT3D DI KAWASAN PANTAI BANDA ACEH (SHINTA DEWI, 2025)
VARIASI TINGGI GELOMBANG DI PERAIRAN PANTAI LEUPUNG DAN LHOONG, KABUPATEN ACEH BESAR (Rudi Syah Isman, 2019)
SIMULASI NUMERIK PENGARUH PARAMETER PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP PERUBAHAN MORFOLOGI PANTAI AKIBAT GELOMBANG TSUNAMI (STUDI KASUS : TELUK ULEE LHEUE, ACEH BESAR) (Asrita Meutia, 2016)