<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99803">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN MODEL GENERALIZED SPACE TIME AUTOREGRESSIVE (GSTAR) DALAM PERAMALAN INFLASI DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURZATIL AQMAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Inflasi merupakan kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Tingkat inflasi yang tinggi akan mempengaruhi stabilitas dunia usaha serta melemahkan daya beli masyarakat suatu daerah. Inflasi merupakan data deret waktu, sehingga dapat dimodelkan dengan menggunakan metode analisis deret waktu. Data deret waktu dicatat secara bersamaan di sejumlah lokasi, sehingga menghasilkan deret waktu spasial (space time). Model GSTAR merupakan pengembangan dari model STAR, dan cenderung lebih fleksibel daripada model STAR. Model GSTAR mengasumsikan parameter ruang waktu bernilai berbeda untuk setiap lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan inflasi pada tiga lokasi di Provinsi Aceh menggunakan model GSTAR dengan tiga bobot yaitu bobot seragam, invers jarak, dan normalisasi korelasi silang. Periode data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Januari 2014 sampai dengan Desember 2021 yang terdiri dari data training dan testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model GSTAR terbaik yang layak digunakan untuk meramalkan inflasi Kota Meulaboh, Kota Banda Aceh, dan Kota Lhokseumawe pada Januari sampai Desember 2021 adalah model GSTAR(1_1) dengan bobot normalisasi korelasi silang dibandingkan model dengan menggunakan bobot seragam dan invers jarak karena memenuhi asumsi white noise dan residual normal dengan nilai RMSE 0,384 dan MAPE sebesar 13,514%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>REGRESSION ANALYSIS</topic>
 </subject>
 <classification>519.536</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99803</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-20 09:04:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-20 09:41:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>