<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99759">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DOSIS PUPUK UREA DAN KCL PADA PERTUMBUHAN TANAMAN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SOPIYAN SYAHPUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk urea dan dosis pupuk KCl terhadap pertumbuhan tanaman pegagan (Centella asiatica) serta nyata tidaknya interaksi kedua faktor tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di di Rumah Kaca 2 dan Laboratorium Hortikultura Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020 sampai April 2021. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Faktorial 4x4 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu dosis pupuk urea (0, 135, 270, dan 405 kg ha-1) dan dosis pupuk KCl (0, 100, 150 dan 200 kg ha-1) dan dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Parameter yang diamati yaitu jumlah daun, tinggi tanaman, berat berangkasan basah, berat berangkasan kering, berat basah daun, luas daun dan jumlah anakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk urea berpengaruh sangat nyata pada jumlah daun 14, 28, 42, 56, 70, dan 84 HST, tinggi tanaman 56, 70, dan 84 HST, berat berangkasan basah, berat berangkasan kering, berat basah daun, luas daun dan jumlah anakan tanaman pegagan, berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman 42 HST serta tidak berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun 14 HST,  tinggi tanaman 14 dan 28 HST. Dosis pupuk urea terbaik untuk pertumbuhan tanaman pegagan terdapat pada dosis 405 kg ha-1. Hasil penelitian juga menunjukkan perlakuan dosis pupuk KCl tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu pada jumlah daun, tinggi tanaman, berat berangkasan basah, berat berangkasan kering, berat basah daun, luas daun maupun jumlah anakan. Dosis pupuk KCl  terbaik dijumpai pada perlakuan kontrol pada parameter berat berangkasan kering meskipun tidak berbeda nyata dengan perlakuan dosis KCl 100, 150 dan 200 kg ha-1 serta tidak terdapat interaksi antara perlakuan dosis urea dan dosis KCl pada pertumbuhan tanaman pegagan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99759</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-14 11:06:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-14 12:01:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>