<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99697">
 <titleInfo>
  <title>PROTEKSI RADIASI RUANG RADIOLOGI DI UPTD RSUD DATU BERU KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizke Dian Oktari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proteksi radiasi dilakukan untuk mengurangi pengaruh radiasi akibat paparan radiasi, proteksi radiasi menjadi suatu keharusan agar terwujudnya keselamatan radiasi. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengetahui proteksi radiasi pada ruangan radiologi di RSUD Datu Beru dan mengetahui dosis yang diterima radiografer dengan tujuan untuk menganalisis proteksi radiasi pada ruangan radiologi RSUD Datu Beru, mengukur sebaran dosis radiasi dibalik shielding ruang pemeriksaan sinar-X dan untuk membandingkan dosis yang diterima radiografer dengan Nilai Batas Dosis (NBD). Metode yang digunakan adalah melabeli dinding (baik dengan huruf atau angka) untuk membedakan jarak antara sumber radiasi dengan dinding ruangan. Diukur pula beban kerja baik pada radiografer maupun masyarakat umum untuk melihat pemenuhan standar Nilai Batas Dosis (NDB). Alat yang digunakan surveymeter merk radex RD1503+, nilai yang keluar dari layar alat surveymeter dicatat kemudian dihitung untuk mengetahui ada tidaknya kebocoran ruangan. Hasil pengukuran sebaran dosis radiasi dibalik dinding penahan radiasi (shielding) dengan surveymeter adalah  ±0,80 μSv/jam atau 1,152 mSv/tahun atau 0,288 mSv per tiga bulan yang menunjukkan adanya kebocoran didinding ruang pemeriksaan sinar-X. Dosis yang diterima pekerja radiasi (radiografer) dengan data yang sudah ada pada 5 orang pekerja radiasi adalah paling rendah 0,009 mSv per tiga bulan dan paling tinggi 0,024 mSv per tiga bulan. &#13;
&#13;
Kata Kunci : dosis hambur, proteksi, proteksi radiasi, radiasi, surveymeter</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>RADIATION - PHYSICS</topic>
 </subject>
 <classification>539.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99697</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-08 16:00:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 10:05:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>