<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99602">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS DAN POLA DISTRIBUSI MAKROALGA PADA SUBSTRAT YANG BERBEDA DI PANTAI KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Darlina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian tentang analisis struktur komunitas dan pola distribusi makroalga pada substrat yang berbeda di Pantai Kota Sabang telah dilakukan pada bulan Desember 2020 sampai dengan Februari 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis keanekaragaman, kelimpahan, kemerataan, kesamaan, indeks nilai penting dan pola distribusi serta faktor fisik kimia lingkungan makroalga. Penelitian ini dilakukan secara purposive sampling dengan menggunakan plot ukuran 1x1 meter di setiap transek. Pengambilan sampel dilakukan pada empat titik stasiun yaitu Stasiun I di Pulau Klah dengan substrat pasir halus, Stasiun II di Pasir Putih dengan substrat pasir sedang halus, Stasiun III di Anoi Itam dengan substrat pasir kerakal dan Stasiun IV di Pulau Rubiah dengan substrat lempung pasiran halus. Sampel makroalga dikoleksi dengan pengawetan basah menggunakan alkohol 70%. Data dianalisis dengan menggunakan rumus Shannon-Wiener (keanekaragaman), Evennes (kemerataan), Sorenson (kesamaan), Indeks Morisita (distribusi) dan Principle Component Analysis (faktor fisika kimia lingkungan). Parameter lingkungan fisika yang diukur adalah partikel substrat, suhu, kecerahan, kedalaman dan kecepatan arus, sedangkan parameter kimia adalah salinitas, pH, COD, fosfat dan nitrat. Dari hasil penelitian ditemukan 3072 individu makroalga yang terdiri dari tiga divisi. Divisi Chlorophyta terdiri dari 9 spesies, Rhodophyta 7 spesies dan Phaeophyta 1 spesies. Nilai indeks keanekaragaman (H’) makroalga di Kota Sabang tergolong sedang yaitu di Pulau Klah 2,06, Pasir Putih 2,18, Anoi Itam 2,01 dan di Pulau Rubiah 1,97.  Nilai kemerataan makroalga tergolong tinggi, di Pulau Klah 0,91, Pasir Putih 0,85, Anoi Itam 0,89 dan Pulau Rubiah 0,78. Indeks kesamaan jenis yang tertinggi terdapat antara Pulau Klah dan Pulau Rubiah dengan nilai 90,90%. Pola distribusi makroalga di keempat stasiun adalah mengelompok. Faktor lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap keanekaragaman dan jumlah individu makroalga adalah substrtat, salinitas, dan fosfat.&#13;
	&#13;
Kata kunci: Makroalga, Pulau Klah, Pasir Putih, Anoi Itam, Pulau Rubiah, Kota Sabang, substrat&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ALGAE</topic>
 </subject>
 <classification>579.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99602</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-04-04 12:54:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-05 14:53:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>