PERANCANGAN PROSES BISNIS MENGGUNAKAN RNMETODE BUSINESS PROCESS MANAGEMENT (BPM) PADA RNBUMG BERKAH JAYA MEURAXA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERANCANGAN PROSES BISNIS MENGGUNAKAN RNMETODE BUSINESS PROCESS MANAGEMENT (BPM) PADA RNBUMG BERKAH JAYA MEURAXA


Pengarang

FELLA AMALIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nur Izzaty - 198408072019032011 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1804106010028

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Teknik Mesin dan Industri., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

BUMG Berkah Jaya Meuraxa merupakan badan usaha milik desa yang bergerak
dalam bisnis trading dengan ikan sebagai komoditas utamanya. Dalam pelaksanaan
proses bisnis, BUMG Berkah Jaya Meuraxa memiliki permasalahan utama, yakni
belum adanya alur proses bisnis yang konsisten dan jelas sehingga berdampak pada
tingkat penjualan relatif rendah, penjualan tidak continue, ikan tidak habis terjual,
ikan tidak sesuai dengan kebutuhan dan keingan konsumen dan dibeberapa keadaan
persediaan terbatas. Maka, perlu dilakukan perancangan manajemen proses bisnis
dan SOP pada BUMG Berkah Jaya Meuraxa guna meningkatkan mutu, efektifitas,
dan efisiensi. Perancangan proses bisnis dilakukan dengan menggunakan
pendekatan BPM yang dimodelkan melalui Business Process Modelling and
Notation (BPMN) menggunakan software Bizagi Modeler. Perancangan proses
bisnis dilakukan dengan mengidentifikasi seluruh kegiatan bisnis yang berlangsung
dan menghasilkan process architecture. Selanjutnya, dilakukan proses discovery
atau mengumpulkan informsi mengenai proses yang sudah berlangsung dan
memetakannya dalam rancangan as-is model yang terdiri dari 9 task/activity, 1
exclusive gateway dan 1 sub process dengan total waktu selama 600 menit. As-is
model tersebut kemudian dianalisis menggunakan 5 WHYS Analysis sehingga
diperoleh beberapa permasalahan, seperti persediaan ikan tidak mencukupi, jenis
ikan tidak sesuai dan tingkat penjualan relatif rendah. Hasil perbaikan berdasarkan
permasalahan pada analisis tersebut kemudian dirancang dalam to-be model yang
terdiri dari 15 task/activity, 2 exclusive gateway, 2 inclusive gateway dan 2 sub
process dengan total waktu selama 624 menit. Berdasarkan proses bisnis yang telah
dibuat dilakukan perancangan SOP dengan mempelajari dan memahami kebutuhan
prosedur pada setiap aktivitas sehingga dirancang dua jenis SOP, yakni SOP
pengadaan dan SOP penjualan ikan.
Kata Kunci: Proses Bisnis, BUMG Berkah Jaya Meuraxa, BPM, BPMN, As-Is
Model, To-Be Model, 5 WHYS Anlyisis, SOP dan Bizagi Modeler

BUMG Berkah Jaya Meuraxa is a village-owned enterprise engaged in trading business with fish as its main commodity. In the implementation of business processes, BUMG Berkah Jaya Meuraxa has a major problem, namely the absence of a consistent and clear process flow that has an impact on relatively low sales levels, sales do not continue, fish are not sold out, supplies are limited, fish are not in accordance with consumer needs and desires, work steps are not clearly arranged and lack of standard operating procedures. Hence, it is deemed necessary to design business process management and SOP at BUMG Berkah Jaya Meuraxa in order to improve quality, effectiveness, and efficiency. The Business process is designed using the BPM approach, which is modeled through Business Process Modeling and Notation (BPMN) with Bizagi Modeler software. Business process design is carried out by identifying all ongoing business activities and producing a process architecture. Furthermore, the discovery process is carried out or collecting information about the ongoing process and mapping it in an as-is model design consisting of 9 tasks/activity, 1 exclusive gateway and 1 sub process with a total time of 600 minutes. As-is model were then analyzed using 5 WHYS Analysis so that several problems were obtained, such as insufficient fish stocks, inappropriate fish species and relatively low sales levels. Improvements were made based on the results of the problem analysis, which resulted in a to-be model with 15 tasks/activities, 2 exclusive gateways, 2 inclusive gateways, and 2 sub processes, totaling 624 minutes. Based on the final business processes, a SOP has been design by studying and understanding the need of procedures for each activity. At the end 2 SOP were designed, namely the procurement SOP and the fish sales SOP. Keywords: Business Process, BUMG Berkah Jaya Meuraxa, BPM, BPMN, As-Is Model, To-Be Model, 5 WHYS Analysis, SOP and Bizagi Modeler.

Citation



    SERVICES DESK