PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) BERDASARKAN KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT DI PERAIRAN TELUK SINABANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) BERDASARKAN KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT DI PERAIRAN TELUK SINABANG


Pengarang

Hafiz Rizky Alhamdi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Junaidi M. Affan - 197805172003121003 - Dosen Pembimbing I
Edy Miswar - 197908162006041003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1711103010022

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kabupaten Simeulue memiliki potensi sumberdaya perikanan yang cukup
besar dan memiliki nilai ekonomis tinggi, pada umumnya nelayan di perairan
Simeulue masih menggunakan naluri alami dalam menentukan daerah penangkapan
ikan, sehingga kurang efisien melakukan operasi penangkapan. Usaha memprediksi
daerah penangkapan ikan (DPI) dapat dilakukan dengan pendekatan oseonegrafi yaitu
klorofil-a dan suhu permukaan laut (SPL) melalui teknologi penginderaan jauh dengan
menggunakan satelit dalam upaya mempercepat trip operasi penagkapan dan
mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Penelitian ini bertujuan untuk
memperoleh sebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut serta hasil tangkapan ikan
dan juga menganalisis daerah penangkapan potensial di perairan Teluk Sinabang.
Metode yang digunakan adalah metode survei untuk mengetahui hasil tangkapan dan
titik koordinat penangkapan. Konsetrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut diperoleh
dari satelit MODIS. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
regresi linier, yang berguna untuk mengetahui pengaruh klorofil-a dan suhu
permukaan laut terhadap hasil tangkapan ikan. Hasil yang diperoleh adalah konsentrasi
klorofil-a dan suhu permukaan laut di perairan Teluk Sinabang selama bulan April
sangat bervariasil. Nilai klorofil-a terendah yaitu 0.122 mg/m3 hingga yang tertinggi
2.07 mg/m3 dengan nilai rata – rata 0.255 mg/m3
. Sebaran konsentrasi suhu permukaan
laut mulai dari suhu terendah yaitu dengan nilai 29.450C hingga suhu tertinggi dengan
nilai 30.280C dengan nilai rata – rata 29.740C. Hasil tangkapan ikan selama penelitian
pada bulan April di perairan Teluk Sinabang mencapai 7.324 kg, hasil tangkapan
terbanyak yaitu pada tanggal 5 April 2021 sebanyak 2.786 kg, sedangkan hasil
tangkapan yang sedikit tertangkap pada tanggal 23 April yaitu sebanyak 55 kg.
Klorofil-a tidak berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan yaitu memiliki nilai
koefisien korelasi sebesar 0.14 (sangat lemah), sebaliknya suhu permukaan laut
berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan yaitu memiliki nilai koefisien korelasi
sebesar 0.58 (kuat).
Kata kunci: Klorofil-a, suhu permukaan laut, daerah penangkapan ikan, Teluk
Sinabang

Simeulue Regency has a fairly large potential of fishery resources and has high economic value, generally fishermen in Simeulue waters still use natural instincts in determining fishing areas, so that they are less efficient in carrying out fishing operations. Efforts to predict fishing areas (DPI) can be done using an oceanographic approach, namely chlorophyll-a and sea surface temperature (SST) through remote sensing technology using satellites in an effort to speed up fishing trip trips and reduce the use of fuel oil (BBM). This study aims to obtain the distribution of chlorophyll-a and sea surface temperature as well as fish catches and also to analyze potential fishing areas in the waters of Sinabang Gulf. The method used is a survey method to determine the catch and the coordinates of the capture point. Chlorophyll-a concentrations and sea surface temperatures were obtained from the MODIS satellite. Analysis of the data used in this study is linear regression analysis, which is useful to determine the effect of chlorophyll-a and sea surface temperature on fish catches. The results obtained are the concentrations of chlorophyll-a and sea surface temperatures in the waters of Sinabang Gulf during April are very variable. The lowest chlorophylla value was 0.122 mg/m3 to the highest 2.07 mg/m3 with an average value of 0.255 mg/m3 . The distribution of sea surface temperature concentrations starts from the lowest temperature with a value of 29.450C to the highest temperature with a value of 30.280C with an average value of 29.740C. The catch of fish during the study in April in the waters of Sinabang Gulf reached 7,324 kg, the highest catch was on April 5, 2021 as much as 2,786 kg, while the catch which was slightly caught on April 23 was 55 kg. Chlorophyll-a has no significant effect on catches, which has a correlation coefficient value of 0.14 (very weakly), on the contrary sea surface temperature has a significant effect on catches, which has a correlation coefficient value of 0.58 (strong). Keywords: Chlorophyll-a, sea surface temperature, fishing area, Sinabang Gulf

Citation



    SERVICES DESK