<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99511">
 <titleInfo>
  <title>POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP ANAK PENDERITA ASMARN(STUDI DI KECAMATAN SINGKIL UTARA, KABUPATEN ACEH SINGKIL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayu Rahayu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit asma yang terjadi pada anak – anak sangat berkaitan erat dengan kebiasaan aktivitas dan pola konsumsi. Dibutuhkan adanya asuhan dari orang tua dalam mengawasi dan mengedukasi kebiasaan aktivitas dan pola konsumsi yang baik dilakukan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat pola asuh orang tua terhadap anak penderita asma. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode ini memakai teknik pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pola asuh demokratif merupakan pilihan utama yang baik bagi anak yaitu melalui cara pemberian pemahaman dan diskusi mengenai tindakan apa saja yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Karena komunikasi tidak berjalan dengan baik maka sebagian orang tua menerapkan pola asuh otoriter untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak penderita asma. Hasil dari kedua pola asuh itu melahirkan pola asuh persuasif yang membuat anak secara mandiri baik melalui pemahaman (demokratif) maupun kebiasaan akibat adanya larangan secara konsisten (otoriter). Pola asuh ini juga memiliki makna tindakan sosial diantaranya, secara rasionalitas instrumental dilihat dari pola asuh otoriter yang melakukan pelarangan dengan tujuan meminimalisir kambuhnya asma. Rasionalitas Nilai bisa dilihat pada pola asuh demokratif dengan membangun nilai etika dalam komunikasi dan diskusi pada anak ketika mendengar nasihat orang tua. Pada tindakan afektif karena pola diskusi (pola asuh demokratif) yang dijalani oleh sebagian orang tua tidak berhasil membuat mereka memarahi anak dan melarang anak secara ketat (otoriter). Terkait tindakan tradisional bisa dilihat dalam memberikan obat tradisional kepada anak pengidap asma sebagai alternatif selain obat dokter. &#13;
Kata Kunci : Asma, Demokratif, Otoriter, Persuasif, Tindakan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99511</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-30 15:22:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-30 15:27:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>