KONSEP DIRI PADA PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KONSEP DIRI PADA PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

ELZA PUTRI LESTARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nur Anisah - 197801192009122003 - Dosen Pembimbing I
Nadia Muharman - 198410082014012101 - Dosen Pembimbing II
Maini Sartika - 198005012017012101 - Penguji
Rahmawati - 196209022000122003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1510102010057

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul “Konsep Diri Pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Banda Aceh” yang bertujuan untuk mengetahui konsep diri yang dimiliki perempuan korban KDRT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data, yaitu menggunakan wawancara dan observasi terhadap informan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini berfokus untuk mencari tahu mengenai konsep diri yang dimiliki oleh perempuan korban KDRT terutama pada kekerasan psikis dan kekerasan fisik menggunakan teori Atribusi yang dipaparkan Fritz Heider untuk menemukan konsep diri pada perempuan korban KDRT. Teori Atribusi memberi pemahaman untuk menganalisis bagaimana seseorang berperilaku, yang dimaksudkan sebagai perilaku dalam arti sebuah tindakan yang muncul karena dipengaruhi faktor-faktor tertentu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga memiliki konsep diri negatif, hal ini dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak mendukung korban. Sehingga korban cenderung tidak memiliki kepercayaan diri dan menyalahkan diri sendiri. Korban dengan konsep diri negatif akan merasa bahwa dirinya tidak lagi berharga dan kerap kali merasa ketakutan atas peristiwa yang dialami, hal ini membuat korban tidak dapat menjalin komunikasi dengan baik.

Kata kunci: Konsep Diri, Korban, KDRT

This study is titled "Self-Concept in Women Victims of Domestic Violence (KDRT) in Banda Aceh City" which aims to find out the self-concept of women victims of domestic violence. The study used qualitative descriptive methods with data collection techniques using interviews and observation with female informants victims of domestic violence. This research focuses on finding out about the self-concepts possessed by women victims of domestic violence, especially psychological violence and physical violence using the Attribution theory presented by Fritz Heider to find self-concept in women victims of domestic violence. Attribution theory provides an understanding for analyzing how person behaves, which is intended as behavior in the sense of an action that arises because it is influenced by certain factors. The results showed that women victims of domestic violence have a negative self-concept, this is influenced by an environment that does not support the victim. Victims tend not to have confidence and blame themselves. Victims with negative self-concept will feel that they are no longer valuable and often feel fear over the events experienced, this makes the victim unable to establish good communication. Keywords: Self Concept, Victim, KDRT.

Citation



    SERVICES DESK