<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99435">
 <titleInfo>
  <title>PERUBAHAN WARNA DAN KEKASARAN RESIN KOMPOSIT NANOFILLER SETELAH DIRENDAM DALAM EKSTRAK ETANOL DAUN BIDARA (ZIZIPHUS MAURITIANA LAM.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT SYAHLA NAZILLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteraan Gigi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Resin komposit nanofiller memiliki sifat yang estetis dan tahan aus namun sifat fisik tersebut dapat menurun akibat makanan atau pemakaian obat kumur yang berwarna. Zat warna dapat diserap oleh matriks organik resin komposit nanofiller. Penelitian ini menggunakan ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana Lam) sebagai alternatif bahan obat kumur karena mengandung beberapa golongan senyawa seperti flavonoid, terpenoid, tanin, saponin, alkaloid, dan koinon.13 Kandungan senyawa tersebut memiliki aktivitas farmakologis berupa antibakteri, anti-oksidan, anti-inflamasi, antimikroba, dan antifungi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan warna dan kekasaran permukaan resin komposit nanofiller setelah direndam dalam ekstrak etanol daun bidara. Penelitian ini dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok perlakuan (direndam dalam ekstrak etanol daun bidara dengan konsentrasi 4,5% dan 20%), kelompok kontrol positif (direndam dalam klorheksidin 0,2%), dan kelompok kontrol negatif (direndam dalam akuades) selama 2 menit/ hari dalam waktu 1 bulan. Penilaian perubahan warna menggunakan stereomikroskop dan sistem warna CIELab pada adobe photoshop. Penilaian kekasaran permukaan menggunakan atomic force microscopy (AFM). Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan warna pada restorasi, ΔE &gt;3,3. Perubahan warna yang paling tinggi terjadi pada ekstrak etanol daun bidara konsentrasi 20% dibandingkan dengan konsentrasi 4,5%, akuades, dan klorheksidin 0,2%. Hasil uji One Way Anova menunjukkan perubahan warna yang signifikan (p0,05). Sebagai kesimpulan ekstrak etanol daun bidara dapat merubah warna resin dan kekasaran permukaan resin komposit nanofiller.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99435</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-29 11:59:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-29 12:49:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>