<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99418">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KANDUNGAN TULANGAN DUA ARAH TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HERU MITRA WAHYUDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil Diploma III</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beton bermutu tinggi adalah beton yang memiliki kuat tekan antara 40 –  80 MPa. Penggunaan beton mutu tinggi sudah umum digunakan kedalam unsur konstruksi, baik itu yang ada di Indonesia maupun di seluruh dunia. Untuk mengetahui mutu beton di lapangan biasanya dapat dilakukan dengan dua jenis metode pengujian yaitu metode destructive dan metode non-destructive. Pada penelitian ini, pengujian dilakukan dengan menggunakan metode destructive. Pengujian ini menggunakan model beton inti dilapangan yang mana dapat mengetahui kuat tekan beton mutu tinggi jika terkandung tulangan dua arah didalamnya. Benda uji pada beton mutu tinggi ini menggunakan benda uji berbentuk silinder yang berdiameter 10 cm dengan tinggi 20 cm sebanyak 15 buah benda uji. Dari ke-15 buah benda uji tersebut akan dibedakan menjadi tiga kelompok benda uji, diantaranya 5 buah benda uji dengan posisi tulangan 1/2 dari benda uji, 5 buah benda uji dengan posisi tulangan 1/4 dari benda uji, dan 5 buah benda uji tanpa tulangan. Hasil dari penelitian ini menghasilkan nilai rata-rata untuk beton yang menggunakan  tulangan posisi 1/2 dari tinggi benda uji bernilai 66,07 N/mm², Setelah di kalikan dengan factor koreksi menghasilkan nilai rata – rata 70,56 N/mm², sedangkan untuk nilai rata – rata pada benda uji yang menggunakan tulangan posisi 1/4 dari tinggi benda uji bernilai 61,30 N/mm²,setelah dikalikan dengan factor koreksi menghasilkan kuat tekan rata – rata bernilai 63,30 N/mm²,dan untuk benda uji tanpa menggunakan tulangan menghasilkan nilai rata – rata 71,25 N/mm². Dari kedua penempatan posisi tulangan dua arah terhadap kuat tekan beton mutu tinggi yang direkomendasikan setelah diteliti yaitu penempatan posisi tulangan 1/2  (berada ditengah tengah tinggi benda uji), disebakan hasil kuat tekan beton rata - rata lebih tinggi dari penempatann dengan posisi tulangan 1/4 dari tinggi benda uji, karna semakin tinggi nilai uji kuat tekan beton otomatis semakin baik juga kualitas beton tersebut untuk digunakan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Beton mutu tinggi , kandungan tulangan dua arah , kuat tekan beton.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99418</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-29 10:50:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-29 10:57:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>