PREDIKSI CUACA ENGGUNAKAN GELAS CUACA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PREDIKSI CUACA ENGGUNAKAN GELAS CUACA


Pengarang

Fitriana - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Chitra Octavina - 198910202015042001 - Dosen Pembimbing I
Yopi Ilhamsyah - 198104062005011002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1711101010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sektor kelautan, pesisir, dan perikanan merupakn sub sektor yang sangat banyak dipengaruhi oleh perubahan iklim. Hal ini sedikit banyak mempengaruhi kehidupan masyarakat pesisir, bila nelayan tidak dapat menyesuaikan diri dengan fenomena perubahan iklim ini maka dapat menyebabkan mereka akan mengalami kerugian. Perubahan iklim tersebut akan mempengaruhi banyak hal seperti gangguan pada penerbangan, pertanian dan juga nelayan gagal melaut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala-gejala perubahan cuaca terhadap masyarakat nelayan di pesisir Ulee Lheue, menganalisis dampak perubahan cuaca terhadap masyarakat nelayan tangkap di perairan Ulee Lheue, dan Untuk mengetahui perkiraan cuaca jangka pendek yang dapat menentukan prediksi curah hujan berdasarkan faktor cuaca yang diamati dengan menggunakan gelas cuaca. Metode penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif, yaitu metode penelitian yang melakukan pendefinisian terhadap objek penelitian langsung. Tujuan dari definisi deskripsi penelitian ini adalah untuk melihat peramalan proses perubahan reaksi dengan menggunakan bahan kimia (Storm Glass) sehingga terjadinya beberapa perubahan cuaca seperti cuaca cerah, musim dingin, badai, petir dan salju yang ditandai dengan terjadinya cairan bening, gumpalan Kristal, cairan redup, dan cairan Kristal/benang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya beberapa gejala perubahan cuaca yang mempengaruhi kegiatan produksi nelayan tangkap di pesisir Ulee Lheue antara lain cuaca, gelombang, suhu udara, angin, tekanan, udara, dan curah hujan. Dampak dari perubahan iklim terhadap masyarakat nelayan tangkap di pesisir Ulee Lheue adalah perubahan suhu dan cuaca yang dapat dilihat dengan menggunakan prediksi gelas cuaca. Masyarakat Indonesia yang tinggal di wilayah pesisir biasanya berpropesi sebagai nelayan baik itu nelayan dalam skala kecil maupun tradisional yang paling merasakan dampak perubahan cuaca. Akibat dampat dari perubahan cuaca ini adalah para nelayan, petambak ikan dan lainnnya yang menggantungkan hidupnya kepada sektor perikanan menjadi tidak stabil secara ekonomi. Sumberdaya perikanan di laut berubah drastis/bersifat elastis namun nelayan masih bersifat tradisional dan belum dapat beradaptasi terhadap perubahan cuaca. Dampak kerugian ekonomi dari perubahan iklim terhadap masyarakat nelayan tangkap perairan Ulee Lheue adalah adanya bulan tidak bisa melaut bagi nelayan sehingga dapat menyebabkan nelayan tidak mempunyai penghasilan.

Kata Kunci : Perubahan iklim, Nelayan, curah hujan, suhu, Perairan Ulee Lheue.

The marine, coastal and fisheries sectors are the sub-sectors that are very much affected by climate change. This affects the lives of coastal communities more or less, if fishermes cannot adapt to the phenomenon of climate change, it can cause them to suffer losses. Chimate change will affect many things, such as disruption to aviation, agriculture and fishermen failing to go to sea. This study aims to identify the symptoms of weather changes on fishing communities on the coast of Ulee Lheue, analyze the impact of weather changes on fishing fishermen in Ulee Lheue waters, and to determine short-term weather forecasts that can determine rainfall predictions based on weather facts observed using weather glass. This research method uses a qualitative description method, namely a research method that defines the object of direct research. The purpose of the definition of this research descriptions is to see the forecasting of the reaction change process using chemicals (strong glass) so that several weather changes such as sunny weather, winter, storms, lightning and snow are marked by the occurrence of clear liquids, crystal clumps, liquit dim, and liquid crystals/threads. The results of this study indicate that there are several symptoms of weather changes that affect the production of Ulee Lheue, including weather, waves, air temperature, wind, air pressure and rainfall. The impact of climate change on fishing communities in Ulee Lheue waters is changes in temperature and weather that can be seen using weather glass predictions. Indonesian people whon as fishermes, both small-scale and tradition fishermes, who are the onees most affected by climate change. As a result of the impact of this weather change who depend on the fishery sector for their lives become economically unstable. Fishery resources in the sea have changed drasticall/elastic in nature, but fishermen are still tradisional and have not been able to adapt to changes in weather. The impact of economic losses from climate change on fishing communities in the Ulee Lheue waters is that the moon cannot go to sea for fishermes so that it can cause fishermes to have no income. Keywords : Climate change, Fishermes, Precipitation, Temperature, Waters of Ulee Lheue.

Citation



    SERVICES DESK