<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99301">
 <titleInfo>
  <title>KETAHANAN BETON MUTU TINGGI BERSERAT POLYPROPYLENE MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP SUHU TINGGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TENGKU ADDINDA HAQ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fak. Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Beton mutu tinggi memerlukan banyak semen dalam pembuatannya untuk mencapai kuat tekan yang tinggi. Terdapat material alternatif untuk mengurangi penggunaan semen pada beton yaitu dengan penggunaan tanah diatomae karena tanah diatomae mengandung silika yang dapat digunakan sebagai bahan material pengganti semen. Beton mutu tinggi rentan terhadap paparan suhu tinggi seperti kebakaran. Penggunaan serat polypropylene dapat mencegah terjadinya peledakan di dalam struktur beton yang dapat merusak kemampuan daya dukung beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat polypropylene dan penggunaan tanah diatomae sebagai substitusi semen terhadap kuat tekan beton mutu tinggi yang dibakar pada suhu 400℃, 500℃, dan 600℃ dengan alat furnace selama 5 jam. Beton mutu tinggi dibuat dengan FAS 0,3, variasi substitusi tanah diatomae 10% dari berat semen, superplasticizer sebanyak  1,5% dari berat semen dan variasi serat polypropylene 0,2%, 0,4%, 0,6% dan 0,8% dari volume beton. Tanah diatomae yang digunakan terlebih dahulu dikalsinasi pada suhu 600℃ selama 5 jam untuk mengaktifkan silika yang terkandung di dalam tanah diatomae. Benda uji yang digunakan berbentuk kubus berukuran 5 cm × 5 cm × 5 cm dengan tiap variasi dibuat sebanyak 3 sampel, sehingga total keseluruhan benda uji berjumlah 120 sampel. Setelah berumur 28 hari, benda uji dibakar pada suhu 400℃, 500℃ dan 600℃ selama 5 jam menggunakan alat furnace di Laboratorium Material Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Pengamatan secara fisik dan pengujian kuat tekan dilakukan sebelum dan setelah pembakaran. Hasil kuat tekan menunjukkan bahwa beton mutu tinggi dengan substitusi 10% tanah diatomae memiliki penurunan kuat tekan yang paling kecil untuk setiap variasi suhu dan variasi penambahan serat dengan kuat tekan sisa terbesar diperoleh pada variasi suhu 400℃ tanpa penambahan serat yaitu 98,34% dari kuat tekan awal. Sedangkan kuat tekan sisa tebesar beton mutu tinggi tanpa substitusi tanah diatomae diperoleh oleh beton yang dibakar pada suhu 400℃ dengan 0,4% penambahan serat polypropylene yaitu 81,01% dari kuat tekan awal. Beton dengan kandungan tanah diatomae beserta serat polypropylene menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam menahan suhu tinggi dibandingkan beton tanpa kandungan tanah diatomae.&#13;
&#13;
Kata kunci: Suhu tinggi, kuat tekan, beton mutu tinggi, tanah diatomae, serat polypropylene</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99301</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-27 15:45:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-12 14:13:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>