<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99300">
 <titleInfo>
  <title>INISIASI PUCUK TIN (FICUS CARICA L.) MENGGUNAKAN BEBERAPA KOMBINASI KONSENTRASI BENZYLAMINOPURINE  DAN RNNAPHTHALENEACETIC ACID  SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YANTI SUCITAWATI TANJUNG</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
	Tin (Ficus carica L.) merupakan tumbuhan yang mengandung senyawa bioaktif seperti metabolit sekunder, memiliki rasa yang lezat dan bermanfaat bagi kesehatan. Tingginya minat masyarakat terhadap buah tin menyebabkan permintaan bibit tin semakin meningkat. Perbanyakan secara in vitro adalah salah satu cara  untuk mendukung penyediaan bahan tanaman dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase terbentuk tunas, akar dan kalus pucuk tin dengan kombinasi konsentrasi BAP dan NAA pada media MS secara in vitro. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor yang terdiri dari 28 unit perlakuan dan 3 ulangan. Penelitian ini terdiri dari 2 faktor yaitu Benzylaminopurine (BAP) dengan konsentrasi: (0), (0,5), (1), (1,5), (2), (2,5), (3) ppm dan Naphthaleneacetic Acid (NAA) dengan konsentrasi: (0), (0,1), (0,2), (0,3) ppm. Pengamatan dilakukan selama 35 HST dengan parameter persentase terbentuknya tunas, akar dan kalus. Data penelitian diuji dengan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan adanya respon pertumbuhan dari eksplan pucuk tin menjadi tunas, akar dan kalus. Persentase terbentuk tunas pada penelitian ini yaitu 95%, persentase terbentuk akar 33% dan persentase terbentuk kalus 64%.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ficus carica L., BAP, NAA, Tunas, Akar, Kalus.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99300</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-26 21:23:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-28 09:30:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>