<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99219">
 <titleInfo>
  <title>KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PERAIRAN KRUENG RAYA, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIKA JULIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakulta Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan penelitian tentang kelimpahan mikroplastik di daerah perairan Krueng Raya. Mikroplastik merupakan serpihan-serpihan sampah plastik yang berukuran &lt; 5 mm, mikroplastik ini dapat masuk kedalam perairan sehingga dapat merusak pertumbuhan terumbu karang, banyaknya sampah yang bertebaran di sekitar perairan krueng raya sehingga diduga perairan Krueng Raya telah tercemar oleh mikroplastik. oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui kelimpahan dan jenis mikroplastik. Penelitian ini dilakuka pada bulan juni 2021 pada perairan krung raya Aceh Besar yang terbagi dalam 3 stasiun. Stasiun 1 yaitu perairan Inong Bale, stasiun 2 Ahmad Rhang Manyang dan stasiun 3 Lhok Mee. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan metode probality samlping. Sedangkan analisis dan pemisahan mikroplastik dilakukan di Laboratorium Biologi Laut dengan menggunakan mikroskop dan dipisahkan menurut jenisnya (fragmen,fiber dan film). Hasil dari penelitian ini rata-rata kelimpahan mikroplastik yang ditemukan pada perairan Krueng raya adalah sebesar 16,67 partikel/kg. kelimpahan mikroplastik tetingi terdapat pada stasiun 3 yaitu sebanyak 20,4 partikel/kg. Sedangkan kelimpahan miroplastik terendah terdapat pada stasiun 1 yaitu sebanyak 12,8 partikel/kg. Ada 3 jenis mikroplastik yang ditemukan di perairan ini yaitu fragmen, fiber dan film. Jenis yang paling tinggi ditemukan adalah fragmen dengan kelimpahan rata-rata 12 partikel/kg dan yang paling rendah ditemukan adalah jenis film dengan rata-rata 1,3 partikel/kg. Tidak adanya korelasi / hubungan antara mikroplastik dan karang hidup di perairan ini. Hal ini menunjukkan bahwa korelasi tidak serta merta menunjukkan sebab akibat dan perlu kajian lebih dalam untuk hal tersebut.&#13;
Kata Kunci : Mikroplastik, mikroskop, fragmen, fiber, film, probality sampling&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CORAL REEFS - ECOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>577.789</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99219</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-25 11:49:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-10 15:12:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>