<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99180">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN DOXORUBICIN DENGAN DOCETAXEL TERHADAP EFEK KARDIOTOKSISITAS PASIEN KANKER PAYUDARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saddam Husein Damanik</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>PROG. PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS BEDAH</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Latar belakang: Kemoterapi sistemik direkomendasikan pada pasien dengan kanker payudara high-risk sebagai terapi adjuvant maupun neo-adjuvant. Pilihan kemoterapi standar biasanya mengandung antrasiklin dan taxane. Akan tetapi agen kemoterapi tersebut sering kali memberikan efek kardiotoksik sehingga pemantauan jantung serial dan pasca terapi diperlukan untuk menghindari morbiditas tersebut. Pengukuran serial LVEF (Left Ventricle Ejection Fraction) dan pemendekan fraksional umumnya digunakan dalam menilai kardiotoksisitas. Metode: Penelitian analitik menggunakan desain nested case-control study terhadap pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi menggunakan rejimen doxorubicin dan docetaxel. Dilakukan penilaian LVEF setelah enam siklus kemoterapi untuk mengetahui agen kemoterapi yang memberikan efek kardiotoksisitas lebih besar.&#13;
Hasil: Analisis data dilakukan menggunakan Wilcoxon signed rank test untuk mengetahui perbandingan temuan ekokardiografi sebelum dan sesudah pemberian kemoterapi antar rejimen serta dilakukan Mann Whitney test untuk mengetahui perbandingan efek doxorubicin dan docetaxel. Setelah dilakukan kemoterapi, terdapat perubahan LVEF pada pasien yang mendapatkan doxorubicin dari 57,45&#13;
± 2,6 % menjadi 53,33 ± 2,6% (p &lt; 0,001) dan pasien yang mendapatkan Docetaxel dari 57,85 ± 3,4 menjadi 55,75 ± 2,7 (p &lt; 0,001). Kardiotoksisitas pada pasien yang mendapatkan doxorubicin secara signifikan lebih besar dibandingkan kelompok docetaxel (p = 0,009).&#13;
Kesimpulan: Doxorubicin memiliki efek kardiotoksisitas lebih besar dibandingkan docetaxel. Temuan ini berdasarkan perubahan LVEF yang lebih signifikan pada pasien yang mendapatkan doxorubicin.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kanker Payudara, doxorubicin, docetaxel, kardiotoksisitas, left ventricular ejection fraction&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BREAST CANCER - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.994 49</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99180</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-25 07:35:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-25 10:18:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>