<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99177">
 <titleInfo>
  <title>MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ULAR NAGA PADA KELOMPOK B TK KEMALA BHAYANGKARI 07 ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TIARA SAIDA PEBRIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PG-PAUD</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci: Kecerdasan Kinestetik, Permainan Ular Naga, Anak Usia Dini&#13;
&#13;
Kecerdasan kinestetik anak usia dini yang dikembangkan melalui penelitian ini adalah koordinasi dan keseimbangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini melalui permainan ular naga pada kelompok B di TK Kemala Bhayangkari 07 Aceh Selatan. Permainan ular naga dilakukan secara berkelompok dengan membagi pemain menjadi dua kelompok dan dua orang menjadi gerbang pada saat bermain. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas. Subjek pada penelitian berada di kelas B yang berjumlah 21 orang anak dan fokus penelitian pada 6 orang anak. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan unjuk kerja. Teknik analisis data dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya peningkatan dalam kecerdasan kinestetik anak melalui permainan tradisional ular naga. Pada siklus I perkembangan anak belum mencapai indikator pencapaian yang diharapkan namun sudah mulai ada perkembangan pada anak. Pada siklus II semua indikator anak sudah berkembang dengan baik yang ditunjukkan dengan 1 orang yang sudah mencapai kriteria BSH dan 5 orang anak mencapai kriteria BSB, anak sudah mampu melakukan permainan ular naga sesuai dengan aturan, terampil menggunakan tangan kanan dan tangan kiri serta melakukan kegiatan kebersihan diri. Penelitian dilakukan dalam II siklus karena sudah tercapainya indikator pencapaian yang diharapkan. Permainan ular naga dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran dalam menstimulasi perkembangan anak karena permainan ular naga bukan hanya untuk mengembangkan fisik motorik anak, melainkan sosial emosional anak, seni dan kepribadian anak juga terbentuk. Memperkenalkan permainan tradisional kepada anak juga merupakan salah satu cara untuk melestarikan budaya Indonesia yang mulai ditinggalkan karena perkembangan teknologi di zaman modern sekarang ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL MEDIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EARLY CHILDHOOD EDUCATION</topic>
 </subject>
 <classification>371.33</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99177</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-25 03:12:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-25 10:08:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>