<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99080">
 <titleInfo>
  <title>THE IMPLEMENTATION OF HIGHER-ORDER THINKING SKILLS BY SENIOR HIGH SCHOOL CERTIFIED ENGLISH TEACHERSRN(A CASE STUDY AT BABUL MAGHFIRAH SENIOR HIGH SCHOOL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fildzah Arifah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog.Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilaksanakan untuk menginvestigasi penerapan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam mengajar bahasa inggris dan permasalahan yang dihadapi oleh guru bahasa inggris tersertifikasi dalam menerapkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan daftar periksa, panduan observasi, dan wawancara semi-struktur sebagai instrumen pengumpulan data. Subjek penelitian adalah tiga guru bahasa inggris tersertifikasi pada sekolah menengah atas Babul Maghfirah, dan objek penelitian adalah rencana pembelajaran, penilaian, dan proses mengajar. Hasil mengungkapkan bahwa desain dari rencana pembelajaran yang ditulis oleh tiga guru bahasa inggris tersertifikasi tidak sepenuhnya mengarah pada keterampilan berpikir tingkat tinggi seperti yang teridentifikasi dalam indikator pencapaian kompetensi pada tingkat berpikir rendah yang terdapat dalam rencana pembelajaran. Begitu juga, dalam proses mengajar, aktivitas yang mengarah pada keterampilan berpikir tingkat tinggi dan 4Cs juga tidak memadai. Desain penelitian tidak mengarah pada kriteria pengukuran yang mengarah pada keterampilan berpikir tingkat tinggi. Disamping itu, kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh guru adalah profesionalitas guru, termasuk menyesuaikan indicator pencapaian dengan kompetensi dasar, merancang pertanyaan berbasis keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan menyesuaikan kondisi kelas. Kemampuan murid dalam menguasai materi belajar dan kapasitas siswa juga menjadi permasalahan lain yang menghambat guru dalam menerapkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Permasalahan terakhir adalah fasilitas sekolah, dimana sekolah tidak mempunyai laboratorium bahasa, terbatasnya media pembelajaran, dan buku pelajaran Bahasa Inggris. Sebagai kesimpulan, desain rencana pembelajaran, penilaian, dan proses mengajar tidak sepenuhnya menunjukan kriteria berpikir tingkat tinggi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHERS - SERTIFICATION</topic>
 </subject>
 <classification>371.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99080</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-24 11:57:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-14 10:18:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>