<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99059">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS HUBUNGAN ETNOSENTRISME DENGAN KOMPETENSI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EMIYA REHAGINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Salah satu dampak negatif keberagaman adalah munculnya perbedaan nilai, norma ataupun pandangan antar individu dan menyebabkan komunikasi tidak berjalan sempurna. Mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang multikultural juga memiliki masalah keberagaman yaitu etnosentrisme. Individu dikatakan kompeten dalam berkomunikasi antarbudaya apabila individu tersebut mampu mengelola segala faktor penghambat komunikasi antarbudaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan etnosentrisme dengan kompetensi komunikasi antarbudaya mahasiswa Universitas Syiah Kuala dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dan menguji teori Kompetensi Komunikasi Antarbudaya. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Syiah Kuala dengan kriteria mahasiswa aktif angkatan 2017-2021. Jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus slovin dengan batas toleransi kesalahan sebesar 5%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 394 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menyebarkan kuesioner atau angket kepada responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling, purposive sampling dan accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas dan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai perhitungan korelasi pearson product moment antara variabel etnosentrisme dengan variabel kompetensi komunikasi antarbudaya -0,324 dan rtabel  0,113 (N = 394) pada taraf signifikansi sebesar 5% sehingga dapat disimpulkan Ha diterima atau dengan kata lain terdapat hubungan antara etnosentrisme dengan kompetensi komunikasi antarbudaya mahasiswa Universitas Syiah Kuala dengan arah hubungan negatif, yaitu semakin tinggi etnosentrisme maka semakin rendah kompetensi komunikasi antarbudaya mahasiswa Universitas Syiah Kuala dan semakin rendah etnosentrisme maka semakin tinggi kompetensi komunikasi antarbudaya mahasiswa Universitas Syiah Kuala.&#13;
&#13;
Kata kunci: Etnosentrisme, Kompetensi Komunikasi Antarbudaya, Mahasiswa&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99059</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-24 09:15:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-24 09:40:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>