<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99058">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF PRONUNCIATION AND GRAMMATICAL ERRORS IN SPEAKING COMMITTED BY EFL LEARNERS (A CASE STUDY AT INTERNATIONAL TOURISM COLLEGE IN BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Julia Rizki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  KIP  Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Menyelidiki kesalahan siswa dapat menginformasikan pengetahuan siswa tentang bahasa target. Dengan demikian, guru dapat memusatkan perhatian pada masalah belajar siswa. Berbicara dianggap sebagai keterampilan yang paling berpotensi mengandung kesalahan di antara keempat keterampilan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan pengucapan dan tata bahasa yang dilakukan oleh pembelajar EFL di International Tourism College (ITC) dalam berbicara dan menemukan solusi yang dilakukan pembelajar dan guru untuk mengatasi kesalahan tersebut. Ini berfokus pada menganalisis pengucapan dan kesalahan tata bahasa yang dilakukan oleh pelajar. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dan subjek penelitian adalah 20 mahasiswa ITC. Penelitian ini dilakukan dengan merekam ucapan peserta didik dalam tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan empat jenis kesalahan pengucapan dan lima jenis kesalahan tata bahasa. Selain itu, kesalahan pengucapan dan kesalahan tata bahasa yang dilakukan oleh pembelajar disebabkan oleh kesalahan interlingual, intralingual, dan communication strategy-based error. Pembelajar dan guru disarankan mengembangkan kegiatan pembelajaran dengan meningkatkan motivasi pembelajar untuk menggunakan bahasa target. Oleh karena itu, analisis kesalahan ini dapat menjadi acuan dalam merancang strategi dalam pengajaran berbicara.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99058</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-24 06:29:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-24 09:37:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>