<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="99048">
 <titleInfo>
  <title>STUDI KELAYAKAN LOKASI UNTUK BUDIDAYA KERANG HIJAU (PERNA VIRIDIS) BERDASARKAN PARAMETER FISIKA AIR DAN TANAH SERTA BIOLOGI AIR DI PERAIRAN ACEH JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FATIKA FELICHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kerang hijau merupakan hewan moluska yang popular di masyarakat dan telah banyak dibudidayakan. Aceh Jaya memiliki berbagai macam ekosistem perairan yang potensial untuk pengembangan budidaya kerang hijau, namun belum diperoleh data rinci akan kelayakan lokasi untuk budidaya kerang hijau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan lokasi budidaya kerang hijau di Aceh Jaya berdasarkan parameter fisika air dan tanah serta biologi air. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juli sampai bulan Oktober 2021. Lokasi pengambilan sampel terdiri dari 3 stasiun, stasiun pertama terletak di perairan estuaria Mukim Rigaih, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya. Stasiun kedua terletak di perairan estuaria Desa Lhok Kruet, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya. Stasiun ketiga terletak di perairan Kuala Unga, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Aceh Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling dan data di analisis menggunakan metode rating point. Parameter fisika air meliputi kedalaman, kecerahan, arus dan suhu yang diukur secara institu serta Total Suspended Solid (TSS) yang dianalisis di Balai Riset dan Standarisasi Industri Banda Aceh. Parameter fisika tanah berupa tekstur tanah dianalisis di Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Parameter biologi berupa plankton di analisis di Laboratorium Biologi Laut, Fakultas Kelautan dan Perikanan. Berdasarkan hasil analisis parameter fisika air stasiun 1 (Rigaih) memiliki nilai suhu, TSS, warna, bau dan arus yang optimal sehingga nilai rating pointnya tinggi dan menjadi stasiun yang direkomendasikan sebagai lokasi budidaya kerang hijau. Berdasarkan hasil analisis parameter fisika tanah maka stasiun 1 merupakan stasiun yang optimal untuk budidaya kerang hijau. Berrdasarkan parameter biologi air juga menunjukan stasiun 1 sebagai lokasi terbaik untuk budidaya kerang hijau.&#13;
Kata kunci: Kerang hijau, Aceh Jaya, kesesuaian lahan, rating point.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>99048</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 21:02:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-24 09:29:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>